Megawati Sindir Puan Soal BPJS dan Jokowi Perihal Duit Riset

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 30 Maret 2016 | 16:28 WIB
Megawati Sindir Puan Soal BPJS dan Jokowi Perihal Duit Riset
Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri pidato di acara Konvensi Haluan Negara di Jakarta Convention Center, Rabu (30/3/2016). [suara.com/Bagus Santosa]
Dalam pidato di acara Konvensi Haluan Negara di Jakarta Convention Center, Rabu (30/3/2016), Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri menyindir putrinya yang duduk di kursi Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, terkait penanganan kesehatan masyarakat.

Menurut Megawati seharusnya pemerintah membuat kebijakan preventif dahulu, yaitu menjaga kesehatan masyarakat. Bukan malah membuat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang ditugasi mengurusi warga yang sakit.

"Saya bilang kepada Menko PMK, pikiranmu harus diubah lho. Jangan kamu terus mikir BPJS saja. Kamu mesti preventif dulu. Rakyatmu harus diberi makanan yang sehat," kata Megawati di acara bertema Mengembalikan Kedaulatan Rakyat Melalui Haluan Negara.
 
Megawati menyebutkan langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mencegah warga jatuh sakit. Di antaranya, menyediakan fasilitas publik, seperti sarana olahraga.

Megawati juga bercerita tentang dunia riset kesehatan di Indonesia yang sulit maju. Seharusnya, riset digunakan untuk mengembangkan obat-obatan, apalagi banyak obat herbal dari negeri ini. Dia ingin modernitas tidak meninggalkan kearifan lokal yang sudah ada sejak leluhur bangsa.

‎"Kalau kita sakit pada zaman dulu, waktu jaman mbok-mbok saya, saya dibuatkan beras kencur. Padahal, di RRC, di Korea, di Jepang, Thailand, melakukan itu (riset herbal). Kenapa Indonesia nggak?" katanya.
Dalam pidato, Megawati mengaku pernah meminta Presiden Joko Widodo menaikkan nilai anggaran riset untuk pengobatan herbal. Namun, Presiden Jokowi hanya menyetujui anggaran sekitar satu persen dari APBN.

"Saya pernah minta ke Pak Jokowi supaya anggaran riset ditambah. 'ditambah berapa bu?,' 'lima persen,' 'lho kok banyak banget.'‎ Saya minta lima persen, kan siapa tahu dikasih 2,5 persen," tutur Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Dinilai Masih Pelit Pada Penerima PBI BPJS Kesehatan

Pemerintah Dinilai Masih Pelit Pada Penerima PBI BPJS Kesehatan

Bisnis | Senin, 21 Maret 2016 | 20:50 WIB

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Foto | Kamis, 17 Maret 2016 | 11:12 WIB

Iuran BPJS Bakal Naik Bulan Depan, Ini Kata DPR

Iuran BPJS Bakal Naik Bulan Depan, Ini Kata DPR

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 12:58 WIB

Komisi IX Kecewa Pemerintah Naikkan Iuran Jaminan Kesehatan

Komisi IX Kecewa Pemerintah Naikkan Iuran Jaminan Kesehatan

Bisnis | Minggu, 13 Maret 2016 | 21:57 WIB

Terkini

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB