Ahmad Dhani Bilang Pengacaranya Sudah Insaf Dukung Jokowi

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 30 Maret 2016 | 17:53 WIB
Ahmad Dhani Bilang Pengacaranya Sudah Insaf Dukung Jokowi
Ahmad Dhani di acara diskusi 'Perlukah Artis dan Seniman Berpolitik' di Crowne Plaza Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2016). [suara.com/Wahyu]

Suara.com - Musisi Ahmad Dhani siang tadi diundang pengacara-pengacara yang menjadi inisiator Tim Advokasi Jakarta Bergerak ke Dunkin Donuts, depan Keris Gallery, Menteng, Jakarta Pusat.

Tim Advokasi Jakarta Bergerak dideklarasikan oleh sejumlah pengacara yang mewakili 200-an pengacara. Tim ini dideklarasi di tengah persiapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju lagi ke pilkada periode 2017-2022. Mereka siap memberikan bantuan hukum kepada warga yang merasa dirugikan kebijakan Ahok.

Di acara tersebut, Ahmad Dhani bicara sejumlah hal. Mulai dari prediksi situasi politik di pilkada Jakarta nanti sampai pendukung Ahok. Pendukung Ahok, menurut dia, sebagian adalah orang-orang yang dulu mendukung Jokowi.

Ada yang menarik, dia mengungkapkan pengacaranya, Ramdan Alamsyah, dulu merupakan pemilih Joko Widodo di Pemilihan Presiden tahun 2014.

Tapi, menurut Ahmad Dhani, sekarang Ramdan Alamsyah sudah sadar dan tidak akan memilih Ahok.

"Salah satu orang yang udah insyaf tuh Ramdan Alamsyah. Udah insyaf dia, dulu kan Jokowi dia. Insaf pindah ke selain Ahok dan Jokowi," kata Ahmad Dhani.

Ada lagi aksi Ahmad Dhani yang menarik di acara tadi. Dia diminta tim pengacara untuk membentangkan rompi oranye mirip rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Rompi tersebut bertuliskan Tahanan KaPeKa.

Ahmad Dhani menyatakan ikut perang melawan praktik korupsi. Rompi orange itu agaknya diarahkan ke kasus dugaan penyimpangan dalam pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras di Jakarta Barat. Kasus tersebut, sekarang ditangani KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinggi di Survei, Ahok: Saya Sudah Kenyang

Tinggi di Survei, Ahok: Saya Sudah Kenyang

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:43 WIB

Habiburokhman Ogah Disamakan Anas Takut Gantung Diri di Monas

Habiburokhman Ogah Disamakan Anas Takut Gantung Diri di Monas

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:42 WIB

Ahmad Dhani Sebut Artis Pro Jokowi Belum Insaf Bakal Dukung Ahok

Ahmad Dhani Sebut Artis Pro Jokowi Belum Insaf Bakal Dukung Ahok

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:32 WIB

Selain Yusril dan Ahmad Dhani, Ahok Juga Libas Sandiaga Uno

Selain Yusril dan Ahmad Dhani, Ahok Juga Libas Sandiaga Uno

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 17:26 WIB

Terkini

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB