Elektabilitas di Bawah Popularitas, Pengaruh Ahok Suka Marah

Siswanto, Bagus Santosa

Kamis, 31 Maret 2016 | 11:25 WIB
Elektabilitas di Bawah Popularitas, Pengaruh Ahok Suka Marah
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai faktor primordial masih membayangi menjelang pilkada Jakarta yang akan diselenggarakan tahun 2017. 

Indikasinya hasil survei lembaga Charta Politika yang menunjukkan 82 persen responden puas dengan kinerja Ahok sebagai gubernur Jakarta. Namun, elektabilitasnya tidak sama dengan angka tersebut, bahkan bedanya sampai 30 persen, dimana Ahok hanya mendapatkan 51,8 persen suara melawan 14 nama tokoh lain yang menjadi simulasi survei.

Dengan kata lain, tingkat elektabilitas Ahok lebih rendah dibandingkan tingkat popularitas.

"Saya nggak tahu, tapi saya baca ini ada anomali. Biasanya kalau orang puas sama kinerja kamu, biasanya elektabilitas mengikuti. Tapi ini nggak. Mungkin ada faktor primordial. Ada faktor orang nggak suka gaya saya yang marah," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2016).

Hasil survei juga menunjukkan 51,9 persen kader Partai Gerindra mendukung Ahok, padahal partai pimpinan Prabowo Subianto tidak akan mendukungnya di pilkada nanti.

Menurut Ahok, itu indikasi warga Jakarta yang sudah punya hak pilih sudah pintar. Fenomena tersebut, kata dia, juga pernah terjadi di pemilihan tahun 2012, ketika Jokowi-Ahok melawan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) yang d‎iusung empat partai politik. 


"Pemilih Gerindra dan PDIP kecil sekali (koalisi Jokowi-Ahok), sedangkan Pak Foke menggabungkan semua partai. Toh kalah juga kan. Jadi sebenarnya bukan soal parpol atau apa. Orang kan sudah makin pinter pilih orangnya,"‎ kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Mahasiswa Asal Medan Jadi Relawan Teman Ahok

Cerita Mahasiswa Asal Medan Jadi Relawan Teman Ahok

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 23:14 WIB

Bila Hanura Minta Imbalan, Ahok Serahkan ke Ongen

Bila Hanura Minta Imbalan, Ahok Serahkan ke Ongen

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 22:49 WIB

Respon Kampanye Turn Back Ahoax, Ahok: Bagus Dong, Biarin Saja

Respon Kampanye Turn Back Ahoax, Ahok: Bagus Dong, Biarin Saja

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 22:19 WIB

Akui Gubernur Paling Bernyali, Ketua PBNU Jadi Pendukung Ahok

Akui Gubernur Paling Bernyali, Ketua PBNU Jadi Pendukung Ahok

News | Rabu, 30 Maret 2016 | 21:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×