Tim Pencari 'Dosa' Ahok Bergerak Pinjam Kantor PPPI

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 01 April 2016 | 10:47 WIB
Tim Pencari 'Dosa' Ahok Bergerak Pinjam Kantor PPPI
Kantor PPPI di Menteng, Jakarta. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Tim Advokasi Jakarta Bergerak menggunakan kantor Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) sebagai posko pengaduan bagi masyarakat yang dirugikan terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Ketua DPP Bidang Advokasi Partai Gerindra sekaligus inisiator dari Tim Advokasi Jakarta Bergerak Habiburohman mengatakan para pengacara dipinjamkan tempat oleh Ketua Umum PPPI Daniel Hutapea untuk dijadikan posko pengaduan warga.

"Kita dipinjamin tempat sama pak Daniel Hutapea. Itu kan bangunan pribadinya dia. Beliau kan juga kawannya pak Dasco," kata Habiburokhman saat dihubungi suara.com, Jumat (1/4/2016).

Menurut pantuan suara.com memang belum nampak aktivitas dari posko pengaduan yang berada di Jalan Imam Bonjol, nomor 44, Menteng, Jakarta Pusat. Atribut dan perlengkapan posko tim Advokasi Jakarta Bergerak juga belum ada yang dipasang.

Menurut salah seorang petugas keamanan di kantor PPPI, sudah perlengkapan posko para pengacara, namun belum diperintahkan untuk dipasang.

"Ada atributnya, cuma masih dibolehin dibuka, ada di dalam kantor," kata petugas tersebut.

Habiburokhman mengatakan jika posko pengaduan masyarakat baru mulai aktif pada Senin (4/4/2016) depan. "Kita sebetulnya mulai aktif hari Senin, sore ini baru mau koordinasi," kata Habiburokhman.

Sebelumnya, sebanyak 200-an pengacara mendeklarasikan Tim Advokasi Jakarta Bergerak di Dunkin Donuts, depan Keris Gallery, Menteng, Jakarta Pusat. Deklarasi dilakukan di tengah persiapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) maju lagi ke pilkada periode 2017-2022.

Tim pengacara tersebut siap memberikan bantuan hukum kepada warga Jakarta yang merasa dirugikan kebijakan Ahok. Mereka membuka posko pengaduan di Jalan Imam Bonjol, nomor 44, Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra yang merupakan salah satu inisiator Tim Advokasi Jakarta Bergerak, Habiburokhman, menilai selama ini Ahok bersikap arogan.

Dia menyontohkan kasus ibu rumah tangga bernama Yusri Isnaeni, warga Koja, Jakarta Utara. Dia mau mengadukan kasus Kartu Jakarta Pintar, tetapi malah dimaki Ahok dengan kata maling. Habiburokhman juga menyebut kasus Ahok pengadaan lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat, yang sekarang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

Deklarasi hari ini diharapkan Habiburokhman mendorong penyidik KPK menaikkan status kasus ke tahap penyidikan. Dia berharap KPK tidak tersandera dengan kepentingan politik jelang pilkada Jakarta.

Inisiator Tim Advokasi Jakarta Bergerak, antara lain Inge Airawatie, Krisna Murti, Habiburokhman, Gus Joy, Hisar Tambunan, Rudolf, Suhardi Soemomoelyono, Ramdhan Alamsyah, Muhamad lchsan, Jamal Yamani, Agustyar, Krist lbnu, Ali Akbar, Reno lskandarsyah, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Posko Tim Pencari 'Dosa' Ahok Bergerak Mulai Aktif Pekan Depan

Posko Tim Pencari 'Dosa' Ahok Bergerak Mulai Aktif Pekan Depan

News | Jum'at, 01 April 2016 | 10:31 WIB

Ahok: Hidup Mohamad Sanusi Mewah

Ahok: Hidup Mohamad Sanusi Mewah

News | Jum'at, 01 April 2016 | 10:22 WIB

Setelah Dukung Ahok, PSI Buka Peluang Dukung Risma

Setelah Dukung Ahok, PSI Buka Peluang Dukung Risma

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 19:30 WIB

Tanggapi Cuitan Yusron, Fadli: Justru Ahok Sering Bernada SARA

Tanggapi Cuitan Yusron, Fadli: Justru Ahok Sering Bernada SARA

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 18:59 WIB

Kumpulkan KTP Ahok, Lady Bikers Dikasih Ongkos Rp100 Ribu Perhari

Kumpulkan KTP Ahok, Lady Bikers Dikasih Ongkos Rp100 Ribu Perhari

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 17:55 WIB

Teman Ahok Imbau Warga Manfaatkan "Bikers" Cantik GoAhok

Teman Ahok Imbau Warga Manfaatkan "Bikers" Cantik GoAhok

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 16:53 WIB

Ahok Terima Keputusan Menlu Soal Cuitan Rasis Yusron

Ahok Terima Keputusan Menlu Soal Cuitan Rasis Yusron

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 16:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×