Djan Faridz Salahkan Menteri Agama Bawa Kubu Romi ke Istana

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 03 April 2016 | 17:18 WIB
Djan Faridz Salahkan Menteri Agama Bawa Kubu Romi ke Istana
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Salah satu pimpinan PPP Djan Faridz ‎menyebut ada pihak yang tidak menginginkan dua kubu di partainya bersatu. Indikatornya ada surat keputusan Menteri Hukum dan HAM yang menyatakan kepengurusan dikembalikan ke hasil Muktamar Bandung dengan Suryadharma Ali sebagai ketua umum dan Romahurmuziy sebagai sekretaris jenderal.

"Ada sekelompok orang yang tidak ingin kawan-kawan bersatu. Kami sudah baik-baik ingin permasalahan selesai, tiba-tiba ada orang jahil yang jelas bertentangan dengan putusan MA (Mahkamah Agung). Kalau beliiau (menkumham) mengeluarkan SK tersebut saya yakin tanpa beliau mengerti dan sadari," kata Djan Faridz di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (3/4/2016).

Setelah keluar SK, menurut Djan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin -- menteri dari PPP -- mengajak kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy menghadap Presiden Joko Widodo. Djan menganggap langkah Lukman telah keluar dari jalur karena turut terlibat dalam urusan politik partai.

"Kemarin saya lihat menag yang tergabung dalam kabinet Jokowi yang di dalam peraturan Menteri diharamkan untuk mencampuri urusan politik, justru beliau membawa rombongan yang tak dikenal menghadap Presiden.‎ Dia menceritakan akan mengadakan muktamar islah," ujar dia.

Menurut dia, Lukman telah memberikan informasi yang salah kepada Presiden Jokowi dengan membawa kubu Romahuzmiy datang ke Istana. Padahal, menurut Djan, kepengurusan Romahurmuziy berdasarkan SK Menkumham dianggap bertentangan dengan putusan MA yang menyatakan kepengurusan PPP adalah versi Muktamar Jakarta.

"Ini adalah kasus besar, beliau menyatakan akan mengadakan Muktamar Islah‎. Bayangkan Presiden diberi informasi yang salah. Saya akan buat laporan resmi pada Presiden, Seskab, Sesneg untuk mengkaji ulang, jangan sampai beliau hadir. Kami minta pengurus PPP seluruh Indonesia untuk mengabaikan undangan dari mereka," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Djan Faridz Sebut Muktamar Kubu Romahurmuziy sebagai Zombie

Kubu Djan Faridz Sebut Muktamar Kubu Romahurmuziy sebagai Zombie

News | Minggu, 03 April 2016 | 15:21 WIB

Presiden Jokowi Akan Hadiri Muktamar PPP

Presiden Jokowi Akan Hadiri Muktamar PPP

News | Jum'at, 01 April 2016 | 18:33 WIB

Djan Faridz Lapor Balik Ahmad Bay Lubis ke Bareskrim Polri

Djan Faridz Lapor Balik Ahmad Bay Lubis ke Bareskrim Polri

News | Jum'at, 01 April 2016 | 17:12 WIB

Terkini

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB