Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada Minggu (3/4/2016) mengatakan seorang lelaki tewas dalam ledakan di bagian selatan Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, tapi kewarganegaraan korban masih belum diketahui.
Seperti dilansir Saudi Press Agency, ledakan tersebut ditujukan kepada satu kendaraan polisi di Wilayah Al-Kharj pada Sabtu malam.
Ledakan itu, menurut laporan Xinhua, merusak dua lagi kendaraan patroli.
Ladakan pada Sabtu malam tersebut adalah yang paling akhir dalam serangkaian pemboman yang telah dihadapi Kerajaan itu sejak tahun lalu.
Semua ledakan sebelumnya direncanakan oleh kelompok gerilyawan garis keras ISIS melalui "jaringan tidurnya" di negara Timur Tengah tersebut. (Antara/Xinhua)