Anggota Gerindra Blak-blakan Soal Pergi ke Sydney Bareng Keluarga

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 April 2016 | 16:28 WIB
Anggota Gerindra Blak-blakan Soal Pergi ke Sydney Bareng Keluarga
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Hanura Wahyu Dewanto [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Nama anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Hanura Wahyu Dewanto jadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir. Dia jadi pembicaraan setelah surat Sekretaris Kementerian Luar Negeri kepada Konsulat Jenderal RI untuk memfasilitasi Wahyu selama kunjungan ke Sydney, Australia, bersama keluarga, beredar di media sosial.

Hari ini, Wahyu menegaskan tidak pernah menggunakan fasilitas negara selama pergi ke Sydney.

"Saya kaget ada surat dari Kemenpan. Saya sama sekali tidak tahu sampai sekarang. Tidak ada satu pun saya menggunakan fasilitas pemerintah dalam hal ini konjen," kata Wahyu di kantor Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016).

Wahyu mengatakan kunjungan ke Sydney sudah mendapatkan izin Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI M Ongen Sangaji.

"Kepergian saya pada waktu yang lalu kunjungan pribadi keluarga dan saya sudah melalui tahap perizinan. Ada buktinya. Sudah ditandatangani juga oleh Pak Ongen," kata dia.

Wahyu mengungkapkan kunjungan ke Sydney sudah direncanakan jauh-jauh hari. Dia berkunjung ke sana selama sembilan hari untuk tujuan liburan.

"Saya sudah planning jauh-jauh hari keluarga juga sudah tahu sejak lama," katanya

Wahyu mengatakan memiliki rekapan bukti pembayaran penyewaan hotel dan akomodasi keluarga selama di Australia.

"Kebetulan juga ada bon-bon hotel saya dari datang sampai pulang, Taksi gak ada, sewa mobil ada bonnya," kata dia.

Menurut Wahyu pertemuannya dengan Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi hanya sebatas meminta izin, bukan untuk meminta difasilitasi Konjen RI Sydney.

"Sebelum berangkat saya juga ke kantor Menpan, mau izin saya dan keluarga mau ke Australia, hanya sebatas itu," kata dia.

Itu sebabnya, dia akan meminta Kementerian PAN dan RB untuk menjelaskan duduk perkara kasus tersebut.

"Pastilah. Dalam waktu dekat saya akan meminta ke Kemenpan untuk menjelaskan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat Katabelece Plesiran ke Sydney Tanpa Diketahui Menteri Yuddy

Surat Katabelece Plesiran ke Sydney Tanpa Diketahui Menteri Yuddy

News | Kamis, 31 Maret 2016 | 22:47 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×