Yusril Khawatir Nasdem dan Hanura Pecah Gara-gara Dukung Ahok

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 07 April 2016 | 18:32 WIB
Yusril Khawatir Nasdem dan Hanura Pecah Gara-gara Dukung Ahok
Yusril Ihza Mahendra di Masjid Blok M Square [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Partai Hati Nurani Rakyat dan Partai Nasional Demokrat telah mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk melalui jalur independen pada pemilihan gubernur Jakarta periode 2017-2022.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang juga berhasrat menjadi gubernur mempertanyakan keputusan kedua partai yang menurutnya terlalu cepat.

"Kalau terlalu cepat, nanti takutnya partainya pecah," ujar Yusril di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016).

Menurut Yusril dalam dunia politik tidak ada dukungan yang benar-benar solid antara pimpinan tingkat pusat dan daerah.

"Jadi kan ada tidak sinkron antara DPP partai dengan DPD atau DPW DKI Jakarta serta cabang DKI Jakarta dan sayang juga kan, akan membuat orang-orang bertanya-tanya, ada apa baru-baru mendukung padahal calonnya (Ahok) sudah jelas mau maju sebagai calon perseorangan, tapi didukung partai," katanya.

Yusril mengaku punya kekhawatiran internal kedua partai tersebut pecah.

"Kasihan juga kalau nanti partainya pecah, saya hanya mempertanyakan saja," katanya.

Yusril sendiri sampai hari ini belum didukung oleh partai politik, selain partainya sendiri yang tidak punya kursi di DPRD DKI Jakarta. Kendati demikian, dia aktif melakukan komunikasi politik dengan partai politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Diperiksa KPK, Heru: Soal Pilkada, Ikut Pak Ahok Saja

Usai Diperiksa KPK, Heru: Soal Pilkada, Ikut Pak Ahok Saja

News | Kamis, 07 April 2016 | 17:14 WIB

Yusril Tunggu Restu Mega Duet dengan Boy Sadikin Lawan Ahok

Yusril Tunggu Restu Mega Duet dengan Boy Sadikin Lawan Ahok

News | Kamis, 07 April 2016 | 16:50 WIB

Yusril: PDIP Sangat Baik dengan Saya

Yusril: PDIP Sangat Baik dengan Saya

News | Kamis, 07 April 2016 | 16:42 WIB

Pilkada DKI Unik karena Ahok, Soal Ahmad Dhani Itu Cuma Klaim

Pilkada DKI Unik karena Ahok, Soal Ahmad Dhani Itu Cuma Klaim

News | Kamis, 07 April 2016 | 16:07 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×