PPP Masih Kisruh, Djan Faridz Akan Polisikan Kubu Romi

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Senin, 11 April 2016 | 11:40 WIB
PPP Masih Kisruh, Djan Faridz Akan Polisikan Kubu Romi
Djan Faridz saat melaporkan Ahmad Bay ke Bareskrim Polri, di Jakarta, Jumat (1/4/2016). [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Djan Faridz akan melaporkan ‎hasil Muktamar VIII PPP yang digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, 8-10 April lalu. Dia melaporkan dengan sangkaan pemalsuan.

"Kita akan lapor ke polisi karena melakukan kegiatan dengan memalsukan nama PPP tanpa hak," kata Djan dihubungi, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Djan merupakan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Jakarta 2014. Menurutnya, akan menjadi kesalahan ketika dia bergabung dengan PPP hasil Muktamar di Pondok Gede ini.‎ Dia pun menolak meski dijanjikan jabatan yang strategis.

Menurutnya, jika dia masuk kepengurusan PPP hasil Muktamar yang memilih Romahurmuzziy (Romi) secara aklamasi itu, sama saja melawan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan kubunya.

"Suatu kesalahan yang luar biasa besarnya kalau saya bergabung bersama mereka itu melawan keputusan MA," katanya.

Secara terpisah, ‎Juru Bicara PPP kubu Romi, Arsul Sani mengatakan penyelenggaraan Muktamar VIII di Pondok Gede kemarin adalah lanjutan dari DPP PPP Muktamar Bandung 2011. Sehinga, legalitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

"Yang menyelenggarakan muktamar itu adalah DPP PPP hasil Muktamar Bandung yang memiliki legalitas surat keputusan Menkuham dan muktamar itu atas permintaan pemerintah juga, itu tertulis dalam SK Menkumham, agar Muktamar rekonsiliatif, partisipatif dan keadilan," kata Arsul di DPR.

Dia menambahkan, ‎salah satu perwakilan Djan Faridz juga hadir di Muktamar VIII di Asrama Haji, Pondok Gede ini. Salah satunya adalah Epiyardi Asda yang merupakan Wakil Ketua Umum PPP kubu Djan Faridz. ‎ Karenanya, Muktamar kali ini merupakan ‎upaya islah dua kubu yang harusnya disukseskan.

‎"Jadi sepanjang para pihak itu sepakat untuk menyelesaikan cara lain ya tidak menjadi maslah. Dan dalam masalah ini adalah Muktamar kemarin itu menghendaki agar pintu islah itu dibuka," kata Anggota Komisi III ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Romi Janji Rangkul Kubu Djan Faridz

Romi Janji Rangkul Kubu Djan Faridz

News | Minggu, 10 April 2016 | 16:35 WIB

JK Lobi Djan Faridz Bergabung ke Kubu Romi

JK Lobi Djan Faridz Bergabung ke Kubu Romi

News | Minggu, 10 April 2016 | 15:05 WIB

JK Ungkap Kesamaan Nasib PPP dan Golkar

JK Ungkap Kesamaan Nasib PPP dan Golkar

News | Minggu, 10 April 2016 | 14:07 WIB

Romahurmuzziy 'Palak' JK Belikan Ponsel untuk Kader PPP

Romahurmuzziy 'Palak' JK Belikan Ponsel untuk Kader PPP

News | Minggu, 10 April 2016 | 13:53 WIB

Jokowi ke Muktamar karena Ada Mbah Moen dan Ingin PPP Tak Runtuh

Jokowi ke Muktamar karena Ada Mbah Moen dan Ingin PPP Tak Runtuh

News | Jum'at, 08 April 2016 | 17:26 WIB

Jokowi Hadiri Muktamar di Asrama Haji, Ada Teriakan PPP Islah

Jokowi Hadiri Muktamar di Asrama Haji, Ada Teriakan PPP Islah

News | Jum'at, 08 April 2016 | 15:47 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×