Jokowi: Perang Kita Adalah Untuk Memenangkan Kemanusiaan

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 12 April 2016 | 13:47 WIB
Jokowi: Perang Kita Adalah Untuk Memenangkan Kemanusiaan
Presiden Jokowi didampingi Panglima TNI dan KSAL dalam ajang IFR 2016 di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Selasa (12/4/2016). [Antara/Akbar Nugroho]

Suara.com - Setelah memberikan sambutan dan meresmikan Pembukaan International Fleet Review (IFR) 2016, Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi melakukan inspeksi parade kapal perang internasional dengan menggunakan KRI Frans Kaisiepo-368 dalam rangkaian pembukaan International Fleet Review (IFR) 2016 di Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut II, Padang, Sumatera Barat, Selasa, (12/4/2016).

IFR merupakan salah satu dari tiga kegiatan besar dalam rangka Latihan Multilateral yang diberi nama Komodo Exercise 2016. Pada pelaksanaan Komodo Exercise 2016 ini diikuti oleh total 47 kapal yang terdiri dari 20 kapal dari 16 negara, 11 kapal dari TNI Angkatan Laut, dan 11 kapal dari institusi lain dan akan diselenggarakan di Padang pada tanggal 12 – 16 april 2016.

Usai melakukan inspeksi, Presiden Jokowi memberikan pernyataan  kepada seluruh peserta Komodo Excercise 2016 dari anjungan KRI Frans Kaisiepo-368. Dalam pernyataannya, Jokowi menjelaskan bahwa seluruh warga dunia disatukan oleh laut. Oleh sebab itu harus dijaga persaudaraan di laut, di samudera dan di teluk. "Tugas kalian adalah melaksanakan perang untuk memenangkan kemanusiaan meningkatkan bakti kesehatan. Tingkatkan perbaikan dan pembangunan fasilitas umum. Tingkatkan kerjasama SAR dan lain-lain. Sekali lagi perang kita adalah untuk memenangkan kemanusiaan," kata Jokowi dalam keterangan resmi, Selasa (12/4/2016).

Rangkaian terakhir dari acara Komodo Exercise 2016 adalah penekanan tombol sirine dan penandatanganan Prasasti Monumen Merpati Perdamaian oleh Presiden di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur.

Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Latihan Multilateral Komodo adalah sebuah latihan dengan konsep non war fighting yaitu latihan yang lebih mengedepankan operasi militer selain perang (OMSP) terutama bantuan kemanusiaan. Latihan ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 di Batam dan kepulauan Anambas, Natuna dengan tema latihan penanganan bencana alam di laut dan Search and Rescue (SAR). Latihan yang direncanakan akan dilaksanakan setiap dua tahunan ini diharapkan akan mampu mendukung program pemerintah berupa Lima Pilar Poros Maritim Dunia baik pada budaya maritim, sumber daya laut, infrastruktur dan konektivitas maritim, diplomasi maritim dan pertahanan maritim.

Berdasarkan informasi dari Anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwiyapana, kegiatan ini mempunyai tiga kegiatan utama, yang pada intinya untuk mendukung kesuksesan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Antara lain:

1.      International Fleet Review (IFR).
Kegiatan yang merupakan budaya maritim ini adalah parade kapal perang berupa lego jangkar dalam formasi. Indonesia pernah melaksanakan IFR pada tahun 1995 dalam rangka 50 Tahun Kemerdekaan Indonesia dengan inspektur upacara Presiden RI. Pada IFR tersebut  dilaksanakan Fleet Inspection atau inspeksi kapal perang yang dilaksanakan pula oleh Inspektur Upacara. IFR 2016 dilaksanakan di Teluk Bayur Padang, pada tanggal 12 April 2016, dengan tema “Brotherhood With All Great Seaman”.  Kegiatan IFR 2016 diramaikan pula dengan kegiatan kegiatan yang diikuti oleh ABK kapal dan masyarakat setempat, seperti : parade kota, festival kuliner (lomba memasak rendang), lomba selaju sampan, lomba sepak bola pantai dan fun bike serta malam prajurit. 

2.  Multilateral Naval Exercise Komodo 2016.
Latihan Multilateral Angkatan Laut 2016 ini menitik beratkan pada latihan Maritime Peace Keeping Operation (MPKO) dan HADR yaitu kegiatan bantuan kemanusiaan berupa Medical Civic Action Program / MEDCAP (bakti kesehatan) dan Engineering Civic Action Program / ENCAP (perbaikan dan pembangunan fasilitas umum) sebagai pendukung infrastruktur dan konektivitas maritim yang akan dilaksanakan di pulau Sipora dan Siberut, kepulauan Mentawai. Hingga saat ini terdapat 30 negara yang telah mengkonfirmasi untuk mengikuti latihan ini baik dengan mengirim kapal perang, pesawat udara dan kehadiran personel sebagai observer. 

3. Western Pacific Naval Symposium (WPNS)
Simposium ini adalah pertemuan para Kepala Staf Angkatan Laut negara negara di Pasifik Barat. Terdapat 21 negara sebagai anggota tetap WPNS dan 4 negara observer. Pada WPNS ini para Kepala Staf Angkatan Laut akan membahas tentang isu isu maritim yang sedang berkembang dewasa ini, seperti pembahasan penanganan dan perlindungan sumber daya laut, kerjasama regional dan peningkatan sumber daya manusia sektor maritim. WPNS 2016 yang bertemakan “Maritime Partnership for Stability in Western Pacific Region” adalah WPNS ke 15, dimana pada kesempatan ini akan diputuskan oleh para Kepala Staf Angkatan Laut terhadap permintaan dua negara yang berkeinginan menjadi observer yaitu Inggris dan Kolombia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam

Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47 WIB

Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan

Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:12 WIB

Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman

Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman

Foto | Senin, 29 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026

Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:00 WIB

Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra

Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 05:50 WIB

Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi

Dana Pemulihan Mulai Tersalurkan, Satgas PRR Dorong K/L dan Pemda Percepat Aksi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:16 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Foto | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?

Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:17 WIB

Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru

Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:16 WIB

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:16 WIB

Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi

Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru

Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah

4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:15 WIB

Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong

Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:13 WIB

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

Jesslyn Wijaya Masih Tak Bisa Dihubungi, Calon Suami Lapor ke Komnas Perempuan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:12 WIB

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Dari Titik Terendah hingga Dipercaya Kelola Uang Rp 3 Miliar, Inspirasi dari Jafar Tri Maulana

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:05 WIB

Seteru dengan Pramoedya hingga Si Oyen: Sisi Lain Buya Hamka dalam Ayah

Seteru dengan Pramoedya hingga Si Oyen: Sisi Lain Buya Hamka dalam Ayah

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:00 WIB

×