Lihat Foto Pasha 'Ungu' yang Jadi Tertawaan, Mendagri Terkekeh

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 15 April 2016 | 19:34 WIB
Lihat Foto Pasha 'Ungu' yang Jadi Tertawaan, Mendagri Terkekeh
Pasha (suara.com/Ismail)
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tertawa ketika diminta melihat foto Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said alias Pasha 'Ungu' di DPR, Jumat (15/4/2016).

"Saya akan cek dulu ya, saya akan cek ke gubernur, belum komentar dululah," kata Tjahjo sambil terkekekh.

Foto yang diperlihatkan kepada Tjahjo selama ini sebenarnya sudah tersebar luas di dunia maya. Pasha memakai kemeja dengan jas dan dasi warna merah serta celana jeans. Di jas bagian dada kanan dan kiri ada sejumlah lencana. Di foto itu, Pasha memegang semacam tongkat komando. Foto tersebut jadi bahan tertawaan di media sosial karena dianggap salah gaya.
 
Tjahjo mengatakan akan mengecek terlebih dahulu keaslian foto yang jadi bahan olok-olokan tersebut. Dia akan bertanya kepada Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola.

Menurut Tjahjo pakaian dinas wakil wali kota sudah diatur. Tetapi, kata dia, boleh ditambahkan pin, seperti Korpri dan tanda jasa.

"Pin biasanya Korpri, identitas, nama, kalau dia ada tanda jasa ya boleh dipake, itu saja," kata Tjahjo.
Wakil Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap meminta penampilan Pasha dimaklumi. Dia menganggap vokalis tersebut masih menyesuaikan diri sebagai pejabat publik.

"Sebagai pejabat publik tentu yang seperti itu jadi penilaian yang berbeda, saya hanya bisa bilang ke Pasha berusaha dengan keras dan sungguh-sungguh untuk memahami posisi dia. Posisi yang sekarang menuntut hal yang formal," kata dia.

Mulfachri mengatakan sebenarnya semua kader di-briefing ketika mulai menjadi pejabat. PAN sendiri memiliki banyak kader yang berasal dari kalangan artis dan kini duduk di kursi pejabat publik.
‎"Saya kira juga tidak mudah buat mereka, setelah sekian puluh tahun bergerak di entertainment mengubah dalam waktu sekejap, tidak mudah, tetapi yang jauh lebih penting mereka memiliki kesungguhan mengubah itu semua, dan di atas itu semua yang penting prestasi kerja merupakan segalanya" kata Ketua Fraksi PAN.

Pasha terpilih jadi wali kota pada pilkada yang digelar Desember 2015. Dia berpasangan dengan ‎Hidayat. Mereka diusung PAN dan PKB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasha Jadi Wakil Wali Kota Palu, Siapa Pengganti Vokalis Ungu?

Pasha Jadi Wakil Wali Kota Palu, Siapa Pengganti Vokalis Ungu?

Entertainment | Senin, 04 April 2016 | 21:22 WIB

Pasha "Ungu" Marah-marah, Fadli Zon: Wajarlah, Sedang Penyesuaian

Pasha "Ungu" Marah-marah, Fadli Zon: Wajarlah, Sedang Penyesuaian

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 18:08 WIB

Kemendagri Bisa Paham Kenapa Pasha "Ungu" Marah-marah

Kemendagri Bisa Paham Kenapa Pasha "Ungu" Marah-marah

News | Jum'at, 19 Februari 2016 | 13:09 WIB

Terkini

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:51 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:27 WIB

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB