Enam Jam Diperiksa, Hasnaeni Bantah Laporan Penipuan

Dythia Novianty

Jum'at, 15 April 2016 | 23:28 WIB
Enam Jam Diperiksa, Hasnaeni Bantah Laporan Penipuan
Kader Partai Demokrat, Mischa Hasnaeni Moein usai jalani pemeriksaan atas pelaporan dugaan penipuan di Polda Metro Jaya, Jumat (15/4/2016). (Suara.com/welyhidayat hidayatwely)

Suara.com - Kader Partai Demokrat, Mischa Hasnaeni Moein, telah selesai menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan dilakukan terkait, laporan pengusaha bernama Abu Arief Hasibuan atas dugaan tindak pidana penipuan proyek di Jayapura tahun 2014.

Kuasa Hukum Hasnaeni, Jon Mathias mengatakan, kliennya tersebut mendapatkan sekitar 18 pertanyaan untuk hari ini, Jumat (15/4/2016), terkait dugaan kasus penipuan tersebut. Dimana sebelumnya, Hasnaeni juga telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

"Ada 50 pertanyaan untuk detail keseluruhannya, terkait peristiwa yang dilaporkan," kata Jon.

Lanjut Jon, kliennya tetap merasa tidak melakukan penipuan tersebut. Apalagi, saat ini Hasnaeni mencalonkan sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta 2017.

"Semua sudah kita bantah, jadi ibu ini kan baru prasangkaan, indikasi status saksi dan semua juga udah kita bantah dan kemudian perkara ini kan udah lama," terang Jon saat ditemui di Polda Metro jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016).

Menurut Jon, kliennya tidak mengenal Pelapor. Saat itu, justru dia (pelapor) datang sendiri Husnaeni.

"Tidak menjabat apa apa, pengusaha saja, sekarang kan Bapak itu (Pelapor) datang sendiri kesana bawa orang. Kan datang ke rumah, tidak diundang bukan keinginan dari ibu," pungkas Jon.

Pantauan Suara.com, Hasnaeni proses pemeriksaan oleh penyidik memakan waktu hampir sekitar enam jam, terkait dugaan penipuan yang dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperiksa Polisi, "Wanita Emas" Klaim Psikisnya Merasa Terganggu

Diperiksa Polisi, "Wanita Emas" Klaim Psikisnya Merasa Terganggu

News | Jum'at, 15 April 2016 | 16:50 WIB

Polisi: Hasnaeni Menelepon Siap Datang ke Polda

Polisi: Hasnaeni Menelepon Siap Datang ke Polda

News | Jum'at, 15 April 2016 | 12:49 WIB

Surat Panggilan Salah Alamat, Hasnaeni Belum Jadi Diperiksa

Surat Panggilan Salah Alamat, Hasnaeni Belum Jadi Diperiksa

News | Jum'at, 15 April 2016 | 10:31 WIB

Hasnaeni Pernah Tak Datang Ketika Dipanggil Polda

Hasnaeni Pernah Tak Datang Ketika Dipanggil Polda

News | Kamis, 14 April 2016 | 14:44 WIB

Polisi Jelaskan Kenapa Hasnaeni Diperiksa Saat Ingin Jadi DKI 1

Polisi Jelaskan Kenapa Hasnaeni Diperiksa Saat Ingin Jadi DKI 1

News | Kamis, 14 April 2016 | 13:23 WIB

Besok, Hasnaeni Diperiksa Polda Metro Kasus Tender Proyek

Besok, Hasnaeni Diperiksa Polda Metro Kasus Tender Proyek

News | Kamis, 14 April 2016 | 12:55 WIB

Polisi: Kasus Penipuan Hasnaeni Sempat Ditutup

Polisi: Kasus Penipuan Hasnaeni Sempat Ditutup

News | Rabu, 13 April 2016 | 16:26 WIB

Kapolda: Hasnaeni Masih Saksi, Belum Tentu Langsung Jadi TSK

Kapolda: Hasnaeni Masih Saksi, Belum Tentu Langsung Jadi TSK

News | Rabu, 13 April 2016 | 15:53 WIB

Dipolisikan, Hasnaeni: Pohon Makin Tinggi, Angin Makin Kencang

Dipolisikan, Hasnaeni: Pohon Makin Tinggi, Angin Makin Kencang

News | Rabu, 13 April 2016 | 12:34 WIB

Giliran Hasnaeni Diselidiki Polisi Soal Tender Proyek

Giliran Hasnaeni Diselidiki Polisi Soal Tender Proyek

News | Rabu, 13 April 2016 | 11:48 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×