Polisi: Kasus Penipuan Hasnaeni Sempat Ditutup

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 13 April 2016 | 16:26 WIB
Polisi: Kasus Penipuan Hasnaeni Sempat Ditutup
Hasnaeni Moein, bakal calon Gubernur DKI Jakarta. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto membeberkan awal dugaan kasus penipuan yang diduga melibatkan kader Partai Demokrat Mischa Hasnaeni Moein yang saat ini maju di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Kasus dugaan penipuan proyek tender di Jayapura yang terjadi 2014 lalu itu dilaporkan seorang pengusaha bernama Abu Arief Hasibuan. Menurut Moechgiyarto kasus tersebut sempat dihentikan lantaran polisi tidak menemukan dua alat bukti yang memenuhi unsur tindak pidana.

"Waktu itu dilakukan penyelidikan belum menemui kan kita mencari dua alat bukti itu melalui proses nah kalau belum ditemukan ditutup dulu begitu menemukan lagi kita buka kembali," kata Moechgiyarto di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2016).

"Dari pada kita terus-terusan kan pekerjaan yang lain banyak nah di pending dulu," tambah Moechgiyarto

Dia menambahkan jika hingga kini polisi masih mendalami penyelidikan kasus dugaan penipuan tersebut. Adapun laporan dugaan kasus penipuan ini, status Hasnaeni yang dijuluki 'Wanita Emas' itu masih saksi terlapor.

"Ya belum, ada indikasi informasi kita buka lagi nanti didalami lagi," kata dia.

Sebelumnya, Kader Partai Demokrat yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022, Mischa Hasnaeni Moein, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan tindak pidana penipuan.

Hasnaeni dilaporkan polisi oleh seorang pengusaha bernama Abu Arief Hasibuan. Adapun dugaan penipuan tersebut tercatat dengan laporan polisi LP/4336/XI/2014/2014/PMJ Dit Reskrimum.

Atas laporan tersebut, Hasnaeni dikenakan dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda: Hasnaeni Masih Saksi, Belum Tentu Langsung Jadi TSK

Kapolda: Hasnaeni Masih Saksi, Belum Tentu Langsung Jadi TSK

News | Rabu, 13 April 2016 | 15:53 WIB

Dipolisikan, Hasnaeni: Pohon Makin Tinggi, Angin Makin Kencang

Dipolisikan, Hasnaeni: Pohon Makin Tinggi, Angin Makin Kencang

News | Rabu, 13 April 2016 | 12:34 WIB

Giliran Hasnaeni Diselidiki Polisi Soal Tender Proyek

Giliran Hasnaeni Diselidiki Polisi Soal Tender Proyek

News | Rabu, 13 April 2016 | 11:48 WIB

Hasnaeni Ingin Temui Ahok Sambil Bawa Kaos "Jujur Itu Sehat"

Hasnaeni Ingin Temui Ahok Sambil Bawa Kaos "Jujur Itu Sehat"

News | Selasa, 12 April 2016 | 18:32 WIB

Tak Betah Disuruh Tunggu Ahok di Ruang Tamu, Hasnaeni Ngacir

Tak Betah Disuruh Tunggu Ahok di Ruang Tamu, Hasnaeni Ngacir

News | Selasa, 12 April 2016 | 17:51 WIB

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

Hasnaeni Minta Ahok Merenung, Ini Bukan Zaman Jahiliah

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:42 WIB

Hasnaeni: Ahok Putra Terbaik Bangsa

Hasnaeni: Ahok Putra Terbaik Bangsa

News | Selasa, 12 April 2016 | 15:58 WIB

Kalau Ahok Jadi TSK, Hasnaeni Bilang Tak Punya Saingan Berat Lagi

Kalau Ahok Jadi TSK, Hasnaeni Bilang Tak Punya Saingan Berat Lagi

News | Selasa, 12 April 2016 | 14:55 WIB

Hasnaeni Datangi KPK Khusus untuk Doakan Ahok Agar Selamat

Hasnaeni Datangi KPK Khusus untuk Doakan Ahok Agar Selamat

News | Selasa, 12 April 2016 | 14:38 WIB

Gusur Pasar Ikan, Hasnaeni Kritik Sikap Ahok

Gusur Pasar Ikan, Hasnaeni Kritik Sikap Ahok

News | Senin, 11 April 2016 | 15:48 WIB

Terkini

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis Pialang Makin Ketat, Kepercayaan Trader Jadi Tantangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:45 WIB

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Purbaya Klaim Belanja Pemerintah Pusat ke Daerah Naik Rp 85 T di 2027 Meski TKD Dipotong

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:41 WIB

×