Nelayan Minta Ahok Cicip Ikan Tangkapan dari Teluk Jakarta

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 19 April 2016 | 16:51 WIB
Nelayan Minta Ahok Cicip Ikan Tangkapan dari Teluk Jakarta
Nelayan dari Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) Muara Angke membawa hasil laut dari sekitar pulau reklamasi untuk diserahkan ke Balai Kota DKI, di Gedung YLBHI, Jakarta, Selasa (19/4/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Saefudin (35) nelayan yang tinggal di Muara Angke, Jakarta Utara, bersama perwakilan dari Komunitas Nelayan Tradisional ingin menunjukan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kalau wilayah Teluk Jakarta masih banyak ikan.

Saefudin yang juga merupakan hubungan masyarakat Forum Kerukungan Masyatarakat Nelayan Muara Angke bersama dengan 5 orang perwakilan nelayan menyambangi Balai Kota untuk menujukan hasil tangkapan mereka.

"Ikan yang kita kasih ke Pak Ahok ada sekitar 20 kilo, jenis ikan-ikannya (macam-macam), sekalian kita tunjukan kan katanya di teluk Jakarta nggak ada ikan, nah saya buktikan ini hasil tangkapannya," kata Saefudin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Ia juga memastikan kalau ikan hasil tangkapan mereka tidak tercemar. Walaupun ada aktifitas reklamasi yang dilakukan oleh pihak pengembang setelah mendapatkan izin reklamasi dari pemprov DKI Jakarta.

"Itu ikan yang kita tangkap tidak tercemar, kalau ikan yang sudah tercemar dia nggak nempel di jaring, mendem ke tanah," katanya.

Meski begitu, ia berharap kepada Ahok untuk bisa menghentikan proyek reklamasi 17 pulau, khususnya di pulau G dan F. Sebab para nelayan dikatakan Saefudin dengan adanya pulau buatan membuat nelayan lebih jauh lagi untuk mencari ikan tangkapan.

"Karena pulau reklamasi itu mengganggu ke luar masuk nelayan, kedua tempat kami mencari ikan jadi harus jauh, dan mencari ikannya harus merubah alat tanggakp kami," katanya.

Untuk diketahui, pertemuannya di Balai Kota DKI ini mereka tidak bertemu dengan Ahok, dan hanya diwakili oleh pihak Kesbangpol DKI Jakarta.

"Ini ikan seger, kalau perlu agar dia (Ahok) nyicipn, bila perlu kalau mau di goreng bareng-bareng kita makan bareng-bareng, biar kita tunjukin. Saya pingn Ahok cabut izin reklamasi," jelas Saefudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Diminta Pikirkan Nasib Warga Jakarta Korban Penggusuran

Jokowi Diminta Pikirkan Nasib Warga Jakarta Korban Penggusuran

News | Selasa, 19 April 2016 | 16:30 WIB

Buktikan Teluk Jakarta Banyak Ikan, Nelayan Bawa Ikan ke Ahok

Buktikan Teluk Jakarta Banyak Ikan, Nelayan Bawa Ikan ke Ahok

News | Selasa, 19 April 2016 | 15:45 WIB

Nelayan Tantang Ahok Jika di Teluk Jakarta Masih Ada Ikan

Nelayan Tantang Ahok Jika di Teluk Jakarta Masih Ada Ikan

News | Selasa, 19 April 2016 | 15:13 WIB

Gerindra Anggap Ahok Hanya Pikirkan Kepentingan Pengusaha

Gerindra Anggap Ahok Hanya Pikirkan Kepentingan Pengusaha

News | Selasa, 19 April 2016 | 14:59 WIB

Reklamasi 'Memaksa' Nelayan Berlayar Lebih Jauh ke Tengah Laut

Reklamasi 'Memaksa' Nelayan Berlayar Lebih Jauh ke Tengah Laut

News | Selasa, 19 April 2016 | 14:43 WIB

Nelayan Bawa Hasil Laut ke Ahok

Nelayan Bawa Hasil Laut ke Ahok

Foto | Selasa, 19 April 2016 | 14:41 WIB

Nelayan Muara Angke Bersaksi Dilarang Lewat Kawasan Reklamasi

Nelayan Muara Angke Bersaksi Dilarang Lewat Kawasan Reklamasi

News | Selasa, 19 April 2016 | 13:31 WIB

Kiara: Reklamasi Hanya Untungkan Pengembang Properti

Kiara: Reklamasi Hanya Untungkan Pengembang Properti

News | Selasa, 19 April 2016 | 13:15 WIB

Pasir Reklamasi Bermasalah, Ahok Minta Tanya Bupati Serang

Pasir Reklamasi Bermasalah, Ahok Minta Tanya Bupati Serang

News | Selasa, 19 April 2016 | 12:45 WIB

Aguan Kembali Diperiksa KPK

Aguan Kembali Diperiksa KPK

Foto | Selasa, 19 April 2016 | 12:43 WIB

Terkini

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 07:38 WIB

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:37 WIB

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:35 WIB

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:33 WIB

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Posko Pengungsian dan Kesehatan Dibuka untuk Warga Terdampak Sinabung

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:30 WIB

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Drama 45 Menit Evakuasi Korban Terjepit Kabin Ringsek di Candimas Natar

Lampung | Rabu, 02 September 2026 | 07:22 WIB

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 07:17 WIB

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Harga Pertamax Green 95 Sebesar Rp2.550 Mulai 2 September 2026 Tembus Rp19.150 per Liter

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:15 WIB

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Eskalasi AS-Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Kerek Kekhawatiran Inflasi Global

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 07:14 WIB

×