Pasir Reklamasi Bermasalah, Ahok Minta Tanya Bupati Serang

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 19 April 2016 | 12:45 WIB
Pasir Reklamasi Bermasalah, Ahok Minta Tanya Bupati Serang
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengunjungi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Taman NKRI, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (1/4/2016). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan reklamasi 17 pulau yang dilakukan di Utara Jakarta sebagian pengembang mengambil pasir dan mengeruknya dari luar wilayah Jakarta, yaitu Serang, Banten.

"Mereka ambil dari Serang, kalau soal dia (pengembang) ambil dari mana? Itu sudah urusan Menteri Lingkungan Hidup (Siti Nurbaya), bukan saya," ujar Ahok seusai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (19/4/2016).

Itu sebabnya Ahok meminta jurnalis untuk menayakan langsung kepada Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah apabila pasir untuk membuat pulau di Jakarta dirasa bermasalah atau melanggar aturan. Ratu Tatu adalah adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang terseret korupsi penyuapan pilkada.

"Jadi kalau ada kontraktornya menyolong pasir atau menyebabkan lingkungan di Serang (rusak), Anda mesti tanya sama Bupati Serang, kenapa izinkan penambangan laut," jelas Ahok.

Pasir dari Serang, Banten yang digunakan untuk membuat pulau buatan di Jakarta Utara terungkap dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/4/2016) kemarin.

Mantan Bupati Belitung Timur ini memastikan wewenang pengambilan pasir bukan dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta, Sebab pasir tersebut sudah masuk ke wilayah Serang, Banten.

"Karena pasirnya ngambil di Serang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aguan Kembali Diperiksa KPK

Aguan Kembali Diperiksa KPK

Foto | Selasa, 19 April 2016 | 12:43 WIB

Ahok Minta 15 Persen Kontribusi Pengembang Reklamasi Tak Dihapus

Ahok Minta 15 Persen Kontribusi Pengembang Reklamasi Tak Dihapus

News | Selasa, 19 April 2016 | 12:40 WIB

Suap Podomoro untuk Nyagub Sanusi, Ini Kata Gerindra

Suap Podomoro untuk Nyagub Sanusi, Ini Kata Gerindra

News | Selasa, 19 April 2016 | 11:59 WIB

Bos Agung Sedayu Grup Kembali Diperiksa KPK

Bos Agung Sedayu Grup Kembali Diperiksa KPK

News | Selasa, 19 April 2016 | 11:36 WIB

Ahok: Kelanjutan Reklamasi Tergantung Komite Gabungan

Ahok: Kelanjutan Reklamasi Tergantung Komite Gabungan

News | Selasa, 19 April 2016 | 11:12 WIB

Jakarta Perluas Jalur Terlarang untuk Sepeda Motor

Jakarta Perluas Jalur Terlarang untuk Sepeda Motor

News | Selasa, 19 April 2016 | 10:42 WIB

Ahok: Reklamasi Bukan Barang Terlarang, Diperbolehkan

Ahok: Reklamasi Bukan Barang Terlarang, Diperbolehkan

News | Selasa, 19 April 2016 | 10:22 WIB

Reklamasi Ditunda, Pemprov DKI  Ajukan Usulan Raperda Baru

Reklamasi Ditunda, Pemprov DKI Ajukan Usulan Raperda Baru

News | Selasa, 19 April 2016 | 10:02 WIB

Anggota DPR:  Reklamasi Teluk Jakarta Terlalu Kotor

Anggota DPR: Reklamasi Teluk Jakarta Terlalu Kotor

News | Senin, 18 April 2016 | 22:23 WIB

Teman Tersangka Sanusi, Merry Hotma, Dicecar 23 Pertanyaan di KPK

Teman Tersangka Sanusi, Merry Hotma, Dicecar 23 Pertanyaan di KPK

News | Senin, 18 April 2016 | 21:59 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB