Selain Makanan, Ini yang Paling Dibutuhkan Korban Banjir Bekasi

Ruben Setiawan

Sabtu, 23 April 2016 | 05:08 WIB
Selain Makanan, Ini yang Paling Dibutuhkan Korban Banjir Bekasi
Banjir di kawasan Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (22/4). (Antara)

Suara.com - Sejumlah warga korban banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, membutuhkan bantuan tenaga dan armada angkut untuk membersihkan lumpur pascaluapan Kali Bekasi yang menggenangi 5.000 rumah, Kamis (21/4).

"Sejak pukul 11.00 WIB tadi, air sudah mulai surut. Namun, sampai saat ini rumah saya dipenuhi lumpur setinggi hampir 5 cm," kata warga Rt08 Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatiasih, Ono (54) di Bekasi, Jumat.

Menurut dia, pembersihan lumpur di kawasan itu sulit akibat aliran listrik yang kerap terputus dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

"Airnya susah dan lumpur keburu kering karena terpapar sinar matahari. Kalau sudah mengerak, susah dicongkelnya dan lengket. Kami butuh air untuk menyemprot lumpur," katanya.

Hal senada dikatakan Dedi (33) warga PGP yang rumahnya terendam banjir setinggi 5 meter.

"Harus ada truk yang masuk untuk mengangkut lumpur karena mau dibuang ke mana lagi, saluran air sudah mampet semua," katanya.

Saat ini, warga perumahan di lokasi tersebut harus membersihkan rumahnya secara swadaya bersama sanak keluarga dan kolega.

Bahkan, tidak sedikit pula yang terpaksa menyewa jasa pengeruk lumpur meski harus dibayar dengan harga yang tidak wajar.

"Untuk mengeruk lumpur di rumah saya yang ukuran bangunannya 85 meter persegi diminta bayar borongan Rp500 ribu sampai dengan Rp750 ribu. Itu sudah termasuk mengeruk lumpur di dalam rumah sampai ke halaman dan jalan depan rumah," kata Dedi.

Sementara itu, mayoritas tim sukarelawan yang ada di lokasi dari pihak TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan dinas terkait fokus pada distribusi bantuan logistik dan evakuasi korban.

Bahkan, kendaraan besar dari sejumlah instansi terkait yang dikerahkan ke lokasi banjir tampak memadati akses jalan utama menuju PGP sehingga lokasi tersebut makin semrawut dan membuat arus lalu lintas macet.

Demi membersihkan rumahnya itu, banyak dari warga di perumahan PGP terpaksa izin bekerja.

"Kemarin sempat kerja setengah hari, dan ditelepon keluarga rumah banjir. Pada hari ini saya izin dulu karena kondisi rumah seperti ini, kantor pun tahu keadaan saya," kata Seno (54) warga RW 10 di Perumahan PGP. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun

News | Senin, 21 September 2026 | 17:36 WIB

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:18 WIB

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:43 WIB

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik di Bekasi, Pria 23 Tahun Ditangkap

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:56 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan

Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:11 WIB

Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!

Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:27 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation Harian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Ketika Estetika Membuat Barang Kehilangan Umur Pakainya

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:42 WIB

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Tim Tenis Indonesia Tunduk 0-4 dari Rumania di Ajang Piala Davis 2026

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Ulasan Your Lie in April: Tentang Belajar Hidup sebelum Semuanya Terlambat

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:40 WIB

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

Polda Metro Usut Kasus Mafia Tanah PTSL Bogor: Beda dengan KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 18:36 WIB

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

BPK Temukan Masalah di Tapera, 543 Rumah Tak Dimanfaatkan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:35 WIB

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

Soal Wacana Syarat 2 Fraksi untuk Capres, PKB Minta Tunggu Pembahasan Panja RUU Pemilu

News | Senin, 21 September 2026 | 18:29 WIB

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp3,67 Miliar

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:28 WIB

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Usut Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon Bogor

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 18:26 WIB

×