Profesor di Bangladesh Diteror Kelompok Radikal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 24 April 2016 | 06:45 WIB
Profesor di Bangladesh Diteror Kelompok Radikal
Ilustrasi korban pembunuhan (Shutterstock).

Suara.com - Kelompok radikal berkedok Islam meneror kalangan akademisi di Bangladesh, salah satunya profesor. Baru-baru ini ada seorang profesor tewas diserang sekelompok orang.

A.F.M. Rezaul Karim Siddique, nama profesor dari Rajshahi University. Dia dibunuh dalam perjalanan ke kampusnya yang terletak di sebelah utara Bangladesh. Polisi menuduh kelompok Islam radikal yang melakukan itu. Kelompok itu menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

Di universitas itu, Rezaul mengajar bahasa Inggris. Wakil komisaris polisi Zahidul Islam mengatakan serangan itu mirip dengan pembunuhan baru-baru, yaitu pembunuhan blogger atheis di Bangladesh.

Belum ada kelompok mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Polisi sedang menyelidiki.

Sebelumnya ada 3 profesor di Rajshahi University tewas dibunuh dalam beberapa tahun terakhir. Tuduhan mengarah pada kelompok-kelompok radikal di sana. (AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Terpidana Teroris Dipindahkan ke Makassar

Dua Terpidana Teroris Dipindahkan ke Makassar

News | Kamis, 21 April 2016 | 00:37 WIB

Tersandung Kasus Siyono, Dua Anggota Densus 88 Terancam Dipecat

Tersandung Kasus Siyono, Dua Anggota Densus 88 Terancam Dipecat

News | Rabu, 20 April 2016 | 14:30 WIB

Anggota Densus 88 Beberkan Kejadian yang Tewaskan Siyono

Anggota Densus 88 Beberkan Kejadian yang Tewaskan Siyono

News | Rabu, 20 April 2016 | 13:46 WIB

Kapolri Mengakui Ada Kesalahan Prosedur Dalam Kematian Siyono

Kapolri Mengakui Ada Kesalahan Prosedur Dalam Kematian Siyono

News | Rabu, 20 April 2016 | 12:59 WIB

Dua Pengikut Santoso Tertangkap Belum Bisa Diinterogasi

Dua Pengikut Santoso Tertangkap Belum Bisa Diinterogasi

News | Senin, 18 April 2016 | 15:29 WIB

Kelompok Terduga Teroris Santoso Diperkirakan Tinggal 27 Orang

Kelompok Terduga Teroris Santoso Diperkirakan Tinggal 27 Orang

News | Sabtu, 16 April 2016 | 16:55 WIB

Muhammadiyah Sebut Tak Pernah Dukung Teroris

Muhammadiyah Sebut Tak Pernah Dukung Teroris

News | Rabu, 13 April 2016 | 17:07 WIB

Bahas Kematian Siyono, Kontras & Komnas HAM ke Komisi III DPR

Bahas Kematian Siyono, Kontras & Komnas HAM ke Komisi III DPR

News | Senin, 11 April 2016 | 18:49 WIB

Kapolri Pastikan Pengejaran Kelompok Santoso Berlanjut

Kapolri Pastikan Pengejaran Kelompok Santoso Berlanjut

News | Minggu, 10 April 2016 | 18:44 WIB

Muhammadiyah Desak Kematian Terduga Teroris Siyono Diusut Tuntas

Muhammadiyah Desak Kematian Terduga Teroris Siyono Diusut Tuntas

News | Sabtu, 09 April 2016 | 06:05 WIB

Terkini

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:21 WIB

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:06 WIB

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:05 WIB

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:50 WIB

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:43 WIB

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:41 WIB

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:39 WIB

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:33 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 10:28 WIB