Pemerintah Bisa Telusuri Aset Century dari Hartawan Aluwi

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 25 April 2016 | 11:05 WIB
Pemerintah Bisa Telusuri Aset Century dari Hartawan Aluwi
Terpidana kasus korupsi Bank Century Hartawan Aluwi dikawal petugas Kepolisian di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Komisi III Bambang Soesatyo meminta pemerintah harus melanjutkan pencarian aset eks Bank Century yang disembunyikan di luar negeri. Ini setelah penangkapan buron Kasus Bank Century Hartawan Aluwi

"Selain mengorek informasi dari Hartawan Aluwi, Presiden Joko Widodo perlu memerintahkan Jaksa Agung untuk melanjutkan pencarian aset Bank Century di Swiss," kata Bambang dalam pernyataan resminya, Senin (25/4/2016).

Dia yakin Hartawan Aluwi memiliki banyak catatan tentang aset Bank Century. Rekening PT Antaboga Deltasekuritas yang dipimpinnya diketahui menampung uang yang dikirim Robert Tantular.

Tim pencari aset Bank Century diyakini bisa mengorek banyak informasi dari Hartawan. Apalagi, tim ini pernah mengirimkan petugas ke 12 negara yang diduga terdapat aset Century, antara lain di Hongkong, Kepulauan Jersey (Inggris) dan Swiss.

"Akhir pencarian aset Century di Swiss tidak pernah lagi dilaporkan, karena sempat terjadi kericuhan. Pekerjaan yang sudah dilakukan tim pemburu aset dari Kejaksaan Agung dan Kedutaan Besar RI di Swiss harus dihentikan, karena diintervensi oleh tim khusus Century yang dipimpin Wakil Menteri Hukum dan HAM (saat itu) Denny Indrayana. Hasil kerja tim khusus pimpinan Denny tak pernah diketahui," kata Bambang yang menjadi inisiator Hak Angket Skandal Bank Century di DPR.

‎Dia menambahkan, pada saat pencarian itu, nilai aset Century di Swiss sekitar USD156 juta atau Rp1,5 triliun dengan status dalam pengawasan pengadilan Zurich. Penelusuran aset Century di Swiss layak dilanjutkan.

Karenanya, sambung dia, Presiden hanya perlu memberi instruksi kepada Jaksa Agung dan Menteri Luar Negeri untuk memulai lagi pencarian aset-aset itu.

"Karena pekerjaan itu terhenti akibat intervensi dari pejabat Kemenkum-HAM, presiden pun perlu mengeluarkan instruksi kepada Menteri Hukum dan HAM untuk membuka kembali dokumen-dokumen tentang hasil pencarian aset eks Bank Century oleh tim khusus di kementerian itu," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tertangkap, Buron Kasus Bank Century Langsung Dibui 14 Tahun

Tertangkap, Buron Kasus Bank Century Langsung Dibui 14 Tahun

News | Jum'at, 22 April 2016 | 15:43 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB