Tiga Ganda Campuran Indonesia Belum Terhadang di Babak Pertama

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Selasa, 26 April 2016 | 18:06 WIB
Tiga Ganda Campuran Indonesia Belum Terhadang di Babak Pertama
Praveen Jordan/Debby Susanto akan menghadapi wakil Korsel, Kim Gi Jung/Shin Seung Chan, di babak kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016 [Humas PBSI]

Suara.com - Tiga dari empat wakil Indonesia di sektor ganda campuran sukses lewati adangan pertama di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2016, Selasa (26/4/2016). Praveen Jordan/Debby Susanto jadi pasangan pertama yang lolos di turnamen yang menyediakan hadiah total 200 ribu dolar AS (sekitar Rp2,6 miliar) itu.

Bermain di Wuhan Sports Center Gymnasium, Cina, Praveen/Debby hanya butuh waktu 28 menit untuk melangkah ke babak kedua, dengan mengalahkan wakil Hongkong, Chan Alan Yun Lung/Tse Ying Suet, 21-9, 21-14.

Kemenangan ini membuat Praveen/Debby memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam empat pertemuan dengan pasangan peringkat 26 dunia tersebut.

"Kalau dari segi permainan, bisa dibilang enggak ada masalah. Hanya tadi beberapa kali masih sedikit kesulitan dengan lampu lapangan yang cukup terang. Tapi, setelah bisa beradaptasi, kami bisa menikmati pertandingan hingga akhirnya bisa mengeluarkan permainan terbaik," kata Debby.

"Kami masih bisa mengatasi permainan. Hal terpenting dalam pertandingan itu adalah menikmati pertandingan itu sendiri. Tidak perlu berpikir macam-macam. Berikan yang terbaik dan tidak terbebani dengan apapun," Praveen menimpali.

Pasangan Indonesia berikutnya yang melaju ke babak kedua adalah Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. Peringkat 20 dunia itu juga relatif tanpa banyak kesulitan menaklukkan lawannya yang berasal dari Yordania, Mohd Naser Mansour Nayef/Mazahreh Leina Fehmi, dengan skor 21-14, 21-9.

Di babak kedua, Edi/Gloria akan menghadapi Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Pada pertemuan terakhir dengan pasangan Korea Selatan itu di Singapura Open 2016 lalu, Edi/Gloria takluk 21-18, 21-15.

Dengan hasil itu, Edi/Gloria pun menambah buruk rekor pertemuan dengan Ko/Kim, dimana mereka belum pernah menang dalam empat pertemuan.

"Kami mau bermain maksimal dan mati-matian (lawan Ko/Kim). Terpenting kami percaya sama diri kami sendiri," ujar Edi.

"Besok kami harus lebih bagus pertahanannya dan berani adu bermain di depan net. Karena waktu Singapura Open, kami kalah karena terkena terus dengan serangan mereka. Dan saya depannya harus lebih berani lagi," tambah Gloria.

Sementara itu, satu lagi wakil Indonesia yang lolos adalah Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavitanti. Pasangan ini menyingkirkan wakil Hongkong lainnya, Law Cheuk Him/Yuen Sin Ying, 21-18, 22-20.

Di lain pihak, wakil Indonesia keempat yang tampil di ajang ini, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mendapat bye di babak pertama. Mereka baru akan turun di babak kedua melawan Xu Chen/Ma Jin (Cina). (PBSI)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lolos ke Babak Utama, Fitriani Ditunggu Unggulan Kelima

Lolos ke Babak Utama, Fitriani Ditunggu Unggulan Kelima

News | Selasa, 26 April 2016 | 12:15 WIB

Terhenti di Semifinal, Della/Rosyita Fokus ke Kejuaraan Asia

Terhenti di Semifinal, Della/Rosyita Fokus ke Kejuaraan Asia

News | Minggu, 24 April 2016 | 00:25 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB