Soal 15 Persen, Sekda: Kita Nggak Pernah Sepakat dengan DPRD

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 27 April 2016 | 19:16 WIB
Soal 15 Persen, Sekda: Kita Nggak Pernah Sepakat dengan DPRD
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus reklamasi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah menjelaskan bagian pasal dalam raperda tentang reklamasi yang diduga jadi biang masalah sehingga memunculkan kasus suap.

"Itu kan di dalam draf kita, Pasal 116. Itu memang sudah bunyi diusulan kita itu memang 15 persen. Jadi ada tiga, ada kewajiban, ada kontribusi, ada tambahan kontribusi," kata Saefullah usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Ada tiga kewenangan pengembang yang diatur dalam rancangan. Yakni, keharusan menyerahkan fasilitas umum dan sosial, seperti jalan dan ruang terbuka hijau, kontribusi lima persen lahan, serta kontribusi tambahan sebesar 15 persen untuk menanggulangi dampak reklamasi.

Tetapi, DPRD DKI Jakarta keberatan dengan dimasukkannya kewajiban pengembang sebesar 15 persen itu.

"Jadi lima persen kontribusi. Kalau kita maunya 15 persen kali NJOP kali selebar area. Intinya kita gitu, kita (Pemprov DKI) dari awal soal kontribusi ini nggak pernah sepakat dengan dewan," kata Saefullah.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Sanusi pada Kamis (31/3/3016) malam. Ketika itu, dia masih menjabat Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra. Dia diduga menerima suap senilai Rp2 miliar dari Personal Assistant PT. Agung Podomoro Land (Tbk) Trinanda Prihantoro. Uang tersebut diduga titipan dari Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Sehari setelah itu, Jumat (1/4/2016), Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK.

Ketiga orang ini telah ditetapkan menjadi tersangka dan KPK terus mendalaminya.

Kasus dugaan penyuapan ini disinyalir untuk mempengaruhi proses pembahasan raperda tentang reklamasi. Ada tiga kewenangan pengembang yang diatur dalam rancangan. Yakni, keharusan menyerahkan fasilitas umum dan sosial, seperti jalan dan ruang terbuka hijau, kontribusi lima persen lahan, serta kontribusi tambahan sebesar 15 persen untuk menanggulangi dampak reklamasi.

Pengembang diduga keberatan dengan kontribusi tambahan 15 persen. Mereka pun melobi DPRD agar nilainya turun jadi lima persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekda DKI Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Suap Reklamasi

Sekda DKI Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Suap Reklamasi

News | Rabu, 27 April 2016 | 18:56 WIB

Kejadian Lucu Saat Kejar Anak Buah Ahok Usai Diperiksa KPK

Kejadian Lucu Saat Kejar Anak Buah Ahok Usai Diperiksa KPK

News | Rabu, 27 April 2016 | 18:01 WIB

Ahok: Kita Hargai Investor Reklamasi, Tapi Jangan Atur Kita

Ahok: Kita Hargai Investor Reklamasi, Tapi Jangan Atur Kita

News | Rabu, 27 April 2016 | 17:33 WIB

Siang Ini, Ahok Ketemu Jokowi di Istana Bahas Nasib Reklamasi

Siang Ini, Ahok Ketemu Jokowi di Istana Bahas Nasib Reklamasi

News | Rabu, 27 April 2016 | 13:00 WIB

Anak Buah Ahok Kembali Digarap KPK Soal Reklamasi

Anak Buah Ahok Kembali Digarap KPK Soal Reklamasi

News | Selasa, 26 April 2016 | 21:07 WIB

Terkini

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Proses Syuting Rampung! Simak Sinopsis All of Us Are Dead Season 2

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Belajar dari Story on Stage: Mengapa Menyediakan Ruang untuk Mendengarkan Itu Penting?

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Persija Terusir dari Jakarta Saat Hadapi Arema FC, Shin Tae-yong: Sangat Disayangkan

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

Aktivis Greenpeace Aksi Naik Patung Bundaran HI, Polisi Dalami Cara Mereka Memanjat

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

Sebut Jakarta Barometer Nasional, Wakil Ketua KPK Juluki Pramono 'Presiden Kecil'

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Bakom RI: 10.070 unit Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Bakom RI: 10.070 unit Koperasi Desa Merah Putih Sudah Beroperasi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Gonta-ganti Pelat Nomor dan Barcode demi Kuras BBM Subsidi, 4 Pelansir Ditangkap Basah di SPBU Metro

Gonta-ganti Pelat Nomor dan Barcode demi Kuras BBM Subsidi, 4 Pelansir Ditangkap Basah di SPBU Metro

Lampung | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Cuma Rp38 Ribuan, Ini Pilihan Shade Bedak Padat Mirabella Chic untuk Kulit Kuning Langsat

Cuma Rp38 Ribuan, Ini Pilihan Shade Bedak Padat Mirabella Chic untuk Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Foxconn Akuisisi Separuh Saham Mitsubishi Electric Demi Perkuat Bisnis Kendaraan Listrik

Foxconn Akuisisi Separuh Saham Mitsubishi Electric Demi Perkuat Bisnis Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×