Didatangi Demokrat, Lulung Tak Bisa Serahkan Dokumen Kesehatan

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 28 April 2016 | 19:04 WIB
Didatangi Demokrat, Lulung Tak Bisa Serahkan Dokumen Kesehatan
Kader PPP Abraham Lunggana alias Lulung [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Usai didatangi tim verifikasi penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, kader PPP Abraham Lunggana alias Lulung mengatakan sudah menyerahkan sebagian besar dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

"Saya sudah menyerahkan seluruh persyaratan, namun ada persyaratan yang belum, masalah kesehatan, karena memang saya sibuk rapim (rapat pimpinan) dan survei elektabilitas," kata Lulung di rumahnya, Jalan Berdikari Assofa, Gang EE, nomor 99, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/4/2016).

Tim verifikasi datang ke rumah Lulung untuk mencocokkan data Lulung dengan data yang sebelumnya diserahkan saat mendaftar sebagai calon gubernur ke Demokrat.

"Hari ini saya didatangi dengan tim verifikasi faktual dari tim penjaringan Partai Demokrat. Alhamdulillah benar bahwa ini adalah kediaman saya," ujar Lulung.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu merupakan salah satu tokoh eksternal yang telah mendaftar sebagai bakal calon gubernur Jakarta periode 2017-2022 ke Partai Demokrat.

Sebelumnya, Ketua Bidang Tim Verifikasi Penjaringan Pilkada Partai Demokrat Lazarus Simon Ishak mengatakan verifikasi bertujuan untuk mencocokkan data dan fakta di lapangan.

"Hari ini kami melakukan verifikasi data fakta, sesuai atau tidak. Kalau sesuai ya sudah dan melengkapi persyaratan yang kurang," ujar Lazarus di rumah Lulung.

Lazarus mengatakan tahapan verifikasi data sangat penting untuk memastikan bahwa semua data calon gubernur yang akan diusung Demokrat tidak bermasalah.

"Fakta faktual ini penting, karena kita ingin melihat secara real data yang masuk ke kami, seperti beliau beralamat dimana. Benar haji Lulung tinggal di sini bersama keluarga dan kami juga akan mencari data faktual lainnya seperti dulu sekolahnya dimana, kampusnya dimana," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Partai Demokrat Telisik Lulung Sampai Kegiatan Sehari-harinya

Partai Demokrat Telisik Lulung Sampai Kegiatan Sehari-harinya

News | Kamis, 28 April 2016 | 17:34 WIB

Lulung: Kalau Saya KPK, Ahok Nggak Pulang, Pakai Baju Orange

Lulung: Kalau Saya KPK, Ahok Nggak Pulang, Pakai Baju Orange

News | Selasa, 12 April 2016 | 12:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×