Jokowi Kerja Keras Bebaskan 4 WNI yang Masih Disandera Abu Sayyaf

Madinah | Erick Tanjung | Suara.com

Minggu, 01 Mei 2016 | 20:35 WIB
Jokowi Kerja Keras Bebaskan 4 WNI yang Masih Disandera Abu Sayyaf
Presiden Joko Widodo resmi membuka acara Indonesia E-Commerce Summit and Expo di Indonesia Convention Exhibition, BSD Tangerang, Banten, Kamis (27/4/2016). [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Setelah membebaskan sepuluh WNI yang diculik kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina, masih ada empat WNI yang masih disandera. Presiden Joko Widodo menyebut pembebasan keempat sandera tersebut menjadi tugas pemerintah.

"Saat ini kami masih terus bekerja keras untuk pembebasan empat WNI yang lainnya," kata dalam konfrensi pers di Istana Bogor, Minggu (1/5/2016).

Selain itu, lanjut Jokowi, pemerintah juga fokus meningkatkan penjagaan dan pengamanan di jalur lalu lintas perairan laut perbatasan Indonesia, Malaysia dan Filipina. Untuk itu, dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan antar Panglima Militer dan Menteri Luar Negeri ketiga negara.

"Disamping upaya pembebasan sandera, satu isu lain yang perlu mendapat perhatian adalah keamanan di area perbatasan wilayah sekitarnya. Oleh karena itu akan diadakan pertemuan pada tanggal 5 Mei ini antara Indonesia, Malaysia, Filipina. Yang akan bertemu adalah para Panglima dan Menlu," tandas dia.

Upaya pembebasan 10 sandera WNI berlangsung selama sekitar sebulan. Informasi pembebasan 10 WNI pertamakali diberitakan media Filipina, Inquirer.net.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panglima TNI: Empat WNI Sebentar Lagi Bisa Dibebaskan

Panglima TNI: Empat WNI Sebentar Lagi Bisa Dibebaskan

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 20:03 WIB

Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

Malam Ini, 10 WNI Yang Dibebaskan Abu Sayyaf Tiba di Jakarta

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 19:43 WIB

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

10 WNI Dibebaskan, Tapi Masih Ada Empat Sandera Lagi

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:42 WIB

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

10 WNI Dibebaskan, Jokowi: Terimakasih Buat Semua Anak Bangsa

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 18:29 WIB

Terkini

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:23 WIB

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:09 WIB

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:07 WIB

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:05 WIB

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

Dony Oskaria: Karyawan BUMN Harus Aktif Jelaskan Kebijakan Negara ke Publik

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:54 WIB

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

UU PPRT Disahkan: Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Lagi Pekerja Tanpa Perlindungan

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:48 WIB

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

Lansia Tewas Tertabrak KRL di Rawa Buaya Jakarta Barat, Identitas Masih Misteri

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:42 WIB

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

Tak Cuma Berebut Minyak dan Rute Dagang: Siapa Saja Kubu yang Berebut Uranium Iran?

News | Selasa, 21 April 2026 | 19:40 WIB