Rizal Ingatkan Pengembang Reklamasi Jangan Seenaknya Dikte Negara

Rabu, 04 Mei 2016 | 11:54 WIB
Rizal Ingatkan Pengembang Reklamasi Jangan Seenaknya Dikte Negara
Menko Kemaritiman Rizal Ramli, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lihat reklamasi di Pulau D [suara.com/Bowo]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjelaskan tujuannya bersama Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meninjau proyek reklamasi Teluk Jakarta, Rabu (4/5/2016).

"Kami berkunjung ke sini lokasi reklamasi ingin melihat kondisi sesungguhnya seperti apa, saya pernah katakan reklamasi di seluruh dunia itu hal yang biasa. Tapi memang ada resikonya," ujar Rizal di area proyek reklamasi Pulau D, Jakarta Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah pemerintah memutuskan moratorium reklamasi Teluk Jakarta selama enam. Selama itu, pemerintah akan membuat rencana master terkait pengembangan dan pembangunan wilayah pesisir di Ibu Kota atau National Capital Integrated Coastal Development.

Rizal mengatakan efek reklamasi, seperti banjir dan gangguan jalur lalu lintas laut harus dikaji secara matang.

"Oleh karena itu, planning dan tata ruang harus betul-betul baik dan dipenuhi dan di dalam setiap reklamasi ada tiga kepentingan," kata Rizal.

Pemerintah, kata Rizal, ingin meminimaliris dampak reklamasi terhadap lingkungan sekecil-kecilnya.

Selain itu, dampak sosialnya kepada masyarakat, seperti nelayan, juga sudah masuk pengkajian. Dengan demikian, semua kepentingan, khususnya komersil, terakomodir.

"Yang dikatakan presiden tidak bagus reklamasi didrive atau dkendalikan swasta atur bikin peta pesisir di luar rancangan. Tugas kami ketiga kepentingan bisa dioptimalkan," katanya.

Yang terpenting dalam kebijakan reklamasi, kata Rizal, pemerintah jangan diatur-atur pengembang. Sebaliknya, aturan main harus mereka ikut.

"Dan semua termasuk pengembang harus laksanakan, kalau nggak begitu mau jadi apa negara kita, dia bikin aturan sendiri dia seenak-enaknya. Kita yang tentukan aturan sendiri," kata Rizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI