Filipina Puji Indonesia Bisa Bebaskan Sandera Abu Syyaf

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 05 Mei 2016 | 01:18 WIB
Filipina Puji Indonesia Bisa Bebaskan Sandera Abu Syyaf
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (kanan) dan Menteri Luar Negeri Filipina Jose Rene D Almendras (kiri). (Antara)

Suara.com - Pemerintah Filipina melalui Menteri Luar Negeri Jose Rene D Almendras menyampaikan pujian atas upaya pemerintah Indonesia membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina Selatan.

"Kami memuji pemerintah Indonesia dan komitmen personal Menteri Luar Negeri Retno Marsudi serta Presiden Joko Widodo dalam upaya mereka untuk membebaskan para sandera," kata Menlu Filipina Almendras di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Pernyataan tersebut disampaikan Almendras dalam pernyataan pers bersama Menlu Retno Marsudi setelah melakukan pertemuan bilateral di Gedung Pancasila.

Menurut Menlu Filipina yang baru dilantik awal 2016 tersebut, masyarakat Indonesia perlu tahu bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan yang terbaik untuk 10 sandera WNI yang telah dibebaskan pada 1 Mei lalu, dan saat ini sedang melakukan upaya yang sama kerasnya untuk membebaskan empat sandera lainnya yang masih ditahan kelompok bersenjata.

"Kami berharap pembebasan sandera lainnya juga dapat segera terjadi, tetapi tanpa kebulatan tekad dari keterlibatan pemerintah Indonesia, dari Menteri Luar Negeri Ibu Retno dan Presiden (RI), hasil yang bagus tidak akan tercapai," kata dia.

Sebelumnya dalam pertemuan bilateral, Menlu Filipina dan Indonesia telah membicarakan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang, antara lain tentang perundingan delimitasi batas landas kontinen, ekonomi dan perdagangan.

Terkait delimitasi batas landas kontinen, kedua menlu sepakat untuk segera mengadakan pertemuan teknis bersama guna mendorong kelanjutan pembicaraan yang terakhir dilakukan di Bali pada Oktober 2014 lalu.

Kedua menlu menggarisbawahi pentingnya relevansi Konvensi PBB tentang Hukum Kelautan (UNCLOS) 1982 bahwa landas kontinen antara negara-negara yang pantainya berseberangan atau berdekatan seharusnya menetapkan batasnya melalui kesepakatan berdasarkan hukum internasional untuk mencapai solusi yang adil.

Di bidang ekonomi dan perdagangan, Indonesia dan Filipina telah menikmati hubungan bilateral yang stabil dengan nilai perdagangan mencapai 4,6 miliar dolar AS pada 2015 atau meningkat dari tahun 2014 yang sebesar 4,59 dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan Satu Sandera

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan Satu Sandera

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 15:48 WIB

Kelompok Abu Sayyaf Ancam Penggal Tiga Orang Sandera

Kelompok Abu Sayyaf Ancam Penggal Tiga Orang Sandera

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 13:15 WIB

Gerilyawan Moro Klaim Berjasa atas Pembebasan 10 WNI di Filipina

Gerilyawan Moro Klaim Berjasa atas Pembebasan 10 WNI di Filipina

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 15:30 WIB

4 WNI Masih Diculik, Presiden Jokowi Hubungi Presiden Fillipina

4 WNI Masih Diculik, Presiden Jokowi Hubungi Presiden Fillipina

News | Selasa, 03 Mei 2016 | 10:20 WIB

Pemerintah RI Kembali Konsentrasi Bebaskan Empat Sandera Lagi

Pemerintah RI Kembali Konsentrasi Bebaskan Empat Sandera Lagi

News | Senin, 02 Mei 2016 | 22:07 WIB

Pramono Sebut Tak Ada Tebusan Bebaskan ABK, Mega Bilang Dibayar

Pramono Sebut Tak Ada Tebusan Bebaskan ABK, Mega Bilang Dibayar

News | Senin, 02 Mei 2016 | 21:00 WIB

10 ABK Dibebaskan, Istana: Tidak Ada Tebusan

10 ABK Dibebaskan, Istana: Tidak Ada Tebusan

News | Senin, 02 Mei 2016 | 18:11 WIB

Di Hadapan Menlu Retno, Istri Alfian Menangis Sesegukan

Di Hadapan Menlu Retno, Istri Alfian Menangis Sesegukan

News | Senin, 02 Mei 2016 | 17:55 WIB

Kisah ABK Pada Hari Terakhir Ditawan di Hutan Belantara Filipina

Kisah ABK Pada Hari Terakhir Ditawan di Hutan Belantara Filipina

News | Senin, 02 Mei 2016 | 17:32 WIB

Cerita Milisi Masuk Kapal sampai ABK Diikat dan Dibawa ke Hutan

Cerita Milisi Masuk Kapal sampai ABK Diikat dan Dibawa ke Hutan

News | Senin, 02 Mei 2016 | 16:39 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×