Kasus Pejabat Pengadilan, KPK Periksa Penitera Muda PN Jakpus

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Senin, 09 Mei 2016 | 13:00 WIB
Kasus Pejabat Pengadilan, KPK Periksa Penitera Muda PN Jakpus
Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Hari ini, penyidik KPK memeriksa sejumlah orang atas kasus dugaan gratifikasi terkait pengajuan peninjauan kembali di PN Jakarta Pusat. Kasus ini sebelumnya sudah menjerat Panitera Sekretaris Edy Nasution.

Di antaranya, memeriksa Panitera Muda Niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Djoko Santoso sebagai saksi untuk tersangka Doddy Aryanto Supeno .

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DAS," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati Iskak di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (9/5/2016).

Saksi lain yang dijadwalkan diperiksa hari ini yaitu office boy gedung Menara Matahari lantai 3 dan 23 Recki, pihak swasta bernama Harlijanto Salim, staf HAKI atau merek PN Jakarta Pusat bernama Herdiansyah, dan Komisaris PT. Metropolitan Tirta Perdana bernama Heri, serta tersangka Edy Nasution.

Dalam kasus ini, KPK sudah mencekal dua orang yaitu mantan Presiden Komisaris PT. Lippo Cikarang Eddy Sindoro dan Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung Nurhadi. Keduanya diduga punya kaitan dalam kasus tersebut.

Kasus tersebut berawal dari operasi tangkap tangan. KPK sudah menetapkan dua tersangka yaitu Edy Nasution dan pihak swasta bernama Doddy Apriyanto Supeno.

Mereka ditangkap karena diduga terlibat transaksi suap terkait pengajuan permohonan pengajuan kembali atas perkara perdata yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Dari tangan Edy, KPK menyita uang sebanyak Rp50 juta. Diduga, itu bukan pemberian pertama oleh Doddy kepada Edy. Soalnya, pada Desember 2015, Edy juga menerima uang Rp100 juta. Total uang yang diduga untuk memuluskan niat jahat sebesar Rp500 juta. Sebagian belum dipenuhi Doddy.

Untuk mencari barang bukti, KPK sudah menggeledah sejumlah lokasi, termasuk rumah dan ruang kerja Nurhadi. Dan hasil penggeledahan di beberapa lokasi tersebut, KPK menemukan uang Rp1,7 miliar dan sejumlah dokumen penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Akui Sistem Peradilan di Indonesia Masih Lemah

KPK Akui Sistem Peradilan di Indonesia Masih Lemah

News | Jum'at, 22 April 2016 | 14:29 WIB

Terkait Kasus OTT Panitera PN Jakpus, KPK Cekal Sekjen MA

Terkait Kasus OTT Panitera PN Jakpus, KPK Cekal Sekjen MA

News | Kamis, 21 April 2016 | 18:37 WIB

Wagub Sumut Diperiksa KPK

Wagub Sumut Diperiksa KPK

Foto | Senin, 12 Oktober 2015 | 11:57 WIB

Gitaris Diganjar 1 Tahun Penjara, Geisha Luncurkan Album Akhir April

Gitaris Diganjar 1 Tahun Penjara, Geisha Luncurkan Album Akhir April

Entertainment | Jum'at, 25 April 2014 | 18:59 WIB

Terkini

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:52 WIB

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:41 WIB

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

Batch I Magang Nasional Berakhir, Kemnaker Genjot Sertifikasi dan Penempatan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:29 WIB

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:15 WIB

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:00 WIB

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:53 WIB

Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS

Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:40 WIB

Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah

Dua Hari Berturut, Langit Kelapa Gading Tercemar Asap Kebakaran Sampah

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:36 WIB

Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!

Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:33 WIB