Array

Jelang Turun di GP2, Motivasi Sean Bertambah, Ini Penyebabnya

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Senin, 09 Mei 2016 | 21:03 WIB
Jelang Turun di GP2, Motivasi Sean Bertambah, Ini Penyebabnya
Pebalap muda Indonesia, Sean Gelael, jadi salah satu pebalap nasional yang turun di GP2 Series musim ini [sean-gelael]

Suara.com - Orang tua pebalap muda Sean Gelael, Ricardo Gelael, menilai Sean semakin mandiri jelang turun pada kejuaraan resmi GP2 Series 2016 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 14-15 Mei 2016.

"Saya melihat Sean semakin mandiri. Pelan-pelan dia tidak terlalu bergantung lagi pada orang di sekitarnya. Dia menjadi lebih bertanggung jawab," kata Ricardo Gelael dalam keterangan tertulis yang diterima media di Jakarta, Senin (9/5/2016).

Demi menghadapi kejuaraan yang satu level di bawah Formula 1 itu, anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini harus sering keliling Eropa, seperti ke London, Inggris dan Valencia, Spanyol, bersama dengan rekan satu timnya di Pertamina Campos Racing, Mitch Evans.

Kehadirannya di dua kota itu tidak lain untuk mempersiapkan diri jelang turun di seri perdana GP2 tersebut. 

Di London, Sean lebih sering berdua dengan Mitch dan pelatih kebugarannya, Andy. Adapun di Valencia suasananya lebih ramai karena markas Campos Racing berada di kota ini, sehingga pebalap Jagonya Ayam KFC Indonesia itu lebih banyak berhubungan dengan beberapa anggota tim.

Selain latihan kebugaran, Sean Gelael juga harus menyantap menu latihan lain, seperti simulasi balap di ruang simulator. Sean juga banyak terlibat diskusi dengan para mekanik dan kru tim lainnya.

"Selama di Valencia sepertinya tidak ada hari libur. Bahkan hari minggu pun kita tetap latihan dan diskusi. Buat saya tak masalah. Saya menikmati semua ini demi persiapan jelang balapan perdana di Barcelona," kata Sean Gelael.

Pebalap berusia 19 tahun itu mengaku meski tidak ditemani kedua orang tuanya, pihaknya tidak pernah merasa kesepian karena komunikasi mereka tak pernah putus.

"Ya, saya tahu namanya orang tua pasti khawatir kalau anaknya jauh dari mereka. Makanya kami selalu berkomunikasi. Lagi pula, saya juga harus belajar hidup mandiri," ujarnya.

Selain mulai mandiri, kepercayaan diri Sean Gelael juga mulai bertambah setelah persiapan yang dilakukan berjalan dengan baik. Di awal tahun, Sean dua kali mengikuti ajang balap Asian Le Mans Series bersama Antonio Giovinazzi. Di ajang ini dia tampil sebagai juara.

Setelah itu, di sela-sela latihan kebugaran dan kemampuan teknik balap bersama tim Campos juga ikut balapan perdana European Le Mans Series di sirkuit Silverstone, Inggris, bulan lalu. Hasilnya lumayan karena Sean bersama Mitch dan Antonio finis di lima besar.

Pekan lalu, Sean Gelael juga mendapat kesempatan langka dengan mengikuti undangan tes simulator di markas Dallara Automobil di Bologna, Italia. Semua pengalaman tersebut untuk mematangkan persiapan dan menambah rasa percaya diri sebelum turun dikejuaraan resmi GP2 Series. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI