Luhut: Pemerintah Investigasi Posisi 4 WNI Disandera di Filipina

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 10 Mei 2016 | 00:48 WIB
Luhut: Pemerintah Investigasi Posisi 4 WNI Disandera di Filipina
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan (suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pemerintah saat ini sedang melakukan investigasi untuk mencari tahu keberadaan empat WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

"Sekarang sedang kita investigasi dimana tempatnya, kita lihat," ujar Luhut usai menjadi keynote speaker di International Summit of The Moderate Islamic Leaders, Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (9/5/2016) malam.

Dia meminta masyarakat tenang menanggapi permasalahan tersebut. Pemerintah, kata Luhut, sedang bekerja keras.

"Saya kira kita perlu tenang melihat ini jangan buru. Kalau tidak ditangani baik-baik akan masalah juga," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menghubungi Presiden Filipina Benigno Aquino terkait upaya pembebasan empat WNI.

 "Yang empat WNI (disandera) sedang diupayakan. Maka Presiden juga dalam komunikasi dengan Presiden Aquino (Filipina) menyampaikan, mengharapkan empat nama tersebut bisa segera diselesaikan proses pembebasan," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

 Pramono menuturkan proses pembebasan terhadap empat WNI yang ditawan tersebut juga dilakukan secara diplomasi total, sama seperti ketika membebaskan 10 WNI sebelumnya yang juga disandera kelompok Abu Sayyaf.

Saat ini, Indonesia, Filipina, dan Malaysia telah sepakat untuk pengamanan lalu lintas laut agar kasus serupa tak terulang di masa mendatang.

"Tanggal 5 Mei ada pertemuan antara menlu (menteri luar negeri) dan panglima tentara nasional dari Malaysia, Filipina serta Indonesia. Tentunya mereka akan bersama dengan Indonesia akan merumuskan apa yang perlu dilakukan di daerah lintasan tersebut. Karena lintasan tersebut sekarang dengan perkembangan ekonomi menjadi salah satu lintasan baru utama ke Filipina dan sebagainya. Sehingga dengan demikian jangan kejadian-kejadian ini terulang di kemudian hari," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilpres Filipina Tak Ganggu Upaya Bebaskan Empat WNI

Pilpres Filipina Tak Ganggu Upaya Bebaskan Empat WNI

News | Senin, 09 Mei 2016 | 17:18 WIB

Pemilu Filipina Diwarnai Ledakan Granat

Pemilu Filipina Diwarnai Ledakan Granat

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:55 WIB

Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat

Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 01:34 WIB

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 14:02 WIB

Terkini

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

×