Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 Mei 2016 | 01:34 WIB
Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi memimpin prosesi serah terima 10 orang WNI yang sempat disandera kelompok Abu Sayyaf di kantor Kemenlu RI Jakarta, Senin (2/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kondisi empat kru kapal tunda Henry yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf dalam keadaan baik.

"Jadi, informasi yang lebih detail telah saya dapat Rabu (4/5/2016) sore mengenai keadaan mereka. Alhamdulillah mereka dalam keadaan baik," ujarnya, di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (5/5/2016).

Empat kru kapal tunda yang masih disandera adalah Aryanto (kapten), Piter (chief officer), Dede (second officer) dan Samsir (juru mudi).

Menlu Retno mengemukakan pihaknya terus memantau perkembangan informasi, kondisi, dan keberadaan para sandera yang ditahan oleh para pembajak kapal di perairan perbatasan Filipina dan Malaysia itu.

Saat ini, lanjutnya, Indonesia juga sudah meningkatkan koordinasi dengan pemerintah dan otoritas Filipina agar memungkinkan dilakukan pelepasan empat kru kapal tersebut.

"Sebagaimana kita tahu, kemarin (4/5/2016), kita juga telah melakukan pertemuan bilateral secara terpisah dengan Menteri Luar Negeri Filipina agar dapat membantu pelepasan empat sandera ini juga," katanya menambahkan.

Kapal tunda Henry telah dibajak kelompok Abu Sayyaf sejak 26 Maret 2016, sehingga kini para sandera telah ditahan hingga lebih dari satu bulan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 14:02 WIB

Deklarasi di Yogya, RI, Filipina, Malaysia Siap Patroli Bersama

Deklarasi di Yogya, RI, Filipina, Malaysia Siap Patroli Bersama

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 13:54 WIB

Filipina Puji Indonesia Bisa Bebaskan Sandera Abu Syyaf

Filipina Puji Indonesia Bisa Bebaskan Sandera Abu Syyaf

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 01:18 WIB

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan Satu Sandera

Lagi, Abu Sayyaf Bebaskan Satu Sandera

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 15:48 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×