Pilpres Filipina Tak Ganggu Upaya Bebaskan Empat WNI

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 09 Mei 2016 | 17:18 WIB
Pilpres Filipina Tak Ganggu Upaya Bebaskan Empat WNI
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - ‎Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pemilihan umum Presiden Filipina tak mempengaruhi upaya pembebasan empat anak buah kapal asal Indonesia yang disandera kelompok milisi Abu Sayyaf. Pemerintah RI, katanya, terus menerus berkoordinasi dengan otoritas Filipina.

"Dari hari ke hari kami selalu memantau, berusaha. Jadi tidak ada jeda dalam upaya untuk pembebasan (empat WNI yang ditawan)," kata Retno di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Dia menambahkan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan menteri luar negeri dan panglima militer Malaysia dan Filipina beberapa waktu lalu di Yogyakarta telah tercapai kesepakatan untuk membuat standar operasional pengamanan wilayah jalur laut di perbatasan ketiga negara.

"Saya sudah bicara di Yogya bahwa next itu adalah pembuatan SOP. Tapi para panglima (militer) ini sudah sepakat while we are waiting SOP selesai, maka akan ada kerjasama yang sifatnya immediate," ujar dia.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menuturkan pemerintah terus memantau proses pembebasan empat WNI. Tim negosiator masih bekerja.

"Sekarang kami pantau dengan baik. Bagaimana dan dimana posisi mereka pastinya kami juga belum tahu. Tadi kami koordinasikan dengan tim dengan menlu juga," tutur dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilu Filipina Diwarnai Ledakan Granat

Pemilu Filipina Diwarnai Ledakan Granat

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:55 WIB

Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat

Menlu Retno Pastikan 4 Sandera ABK Kapal Tunda Henry Sehat

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 01:34 WIB

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

Pesan Politik Pertemuan RI, Malaysia, dan Filipina di Yogya

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 14:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×