Survei: Ahok Tetap Nomor Satu, Disusul Yusril dan Risma

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 10 Mei 2016 | 15:46 WIB
Survei: Ahok Tetap Nomor Satu, Disusul Yusril dan Risma
Direktur Konsep Indonesia, Veri Muhlis Arifuzzaman, dalam konferensi pers di Hotel Alia, Cikini, Jakarta, Selasa (10/5/2016). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Survei yang dilakukan lembaga Konsep Indonesia menunjukkan tingkat elektabilitas Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) paling tinggi, disusul Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

‎"Elektabilitas kandidat dengan menggunakan simulasi 14 nama terdiri dari Basuki Tjahaja Purnama dengan 38,9 persen, Yusril Ihza Mahendra 24,7 persen, Tri Rismaharini 5,2 persen, dan Sandiaga Salahudin Uno 3,39 persen," kata Direktur Konsep Indonesia, Veri Muhlis Arifuzzaman, dalam konferensi pers di Hotel Alia, Cikini, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Dalam survei, Konsepindo membuat simulasi dengan mengadu dua nama. Simulasi pertama Ahok dengan Yusril Ihza Mahendra. Dalam simulasi ini, Ahok mendapatkan 45 persen suara, sedangkan 32 persen milik Yusril, dan 23 persen responden tidak menjawab.

Dalam simulasi kedua, Ahok dengan Risma. Hasilnya, Ahok mendapatkan 58 persen dan Risma hanya 13,1 persen, sedangkan tidak menjawab sebanyak 28,9 persen responden.

"Ini artinya kalau dibaca sederhana, Ahok menang pilkada. Tapi ini karena adanya strong supporter, di mana dipukul-pukul nggak akan berubah pilihannya," ‎kata dia.

Dinamika pilihan politik warga Jakarta dipengaruhi cukup signifikan oleh respon terhadap pemberitaan media yang berkembang selama sebulan. Di antaranya, kasus dugaan penyimpangan pembelian tanah untuk Rumah Sakit Sumber Waras, dugaan suap pembahasan raperda Teluk Jakarta, dan penggusuran.

"Pertimbangan lain yang turut mempengaruhi pilihan politik warga DKI Jakarta dalam survei ini adalah kriteria ideal seorang pemimpin. Yaitu, bebas korupsi, amanah, tegas, merakyat, adil, santun, layak jadi gubernur dan berwibawa," ujarnya.

Survei ini untuk menguji konsistensi pilihan politik warga terhadap tokoh yang telah muncul di publik. Yakni, dengan mengukur keterpilihan kandidat melalui aspek dimensi sosiografi dengan menggunakan metode multi stage random sampling. ‎Survei dilakukan dengan cara wawancara lapangan sejak 24 April sampai 4 Mei 2016.

Survei dilakukan menggunakan populasi seluruh warga Jakarta yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan di Provinsi DKI Jakarta. Jumlah sampel 620 responden, dengan margin of error kurang lebih 4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nama Lawan Ahok dari PDIP Ada di Tangan Megawati

Nama Lawan Ahok dari PDIP Ada di Tangan Megawati

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 13:39 WIB

Ini Penjelasan PDIP Soal Isu Usung Risma dan Duet dengan Gerindra

Ini Penjelasan PDIP Soal Isu Usung Risma dan Duet dengan Gerindra

News | Senin, 09 Mei 2016 | 12:47 WIB

Beredar Poster Risma For DKI 1, Ini Kata Ketua Gerindra DKI

Beredar Poster Risma For DKI 1, Ini Kata Ketua Gerindra DKI

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 11:37 WIB

Asal Bukan Ahok, Gerindra Rela Jadi Wakilnya PDIP

Asal Bukan Ahok, Gerindra Rela Jadi Wakilnya PDIP

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 11:17 WIB

Terkini

Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru

Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:31 WIB

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

A Stone Sat Still, Buku Anak yang Mengajarkan Empati Lewat Sebuah Batu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

Kubu Febrie Ajukan Praperadilan, Klaim untuk Menjernihkan Proses Hukum

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Ciri-Ciri Orang yang Memiliki Weton Tulang Wangi, Kenali Sifat dan Aura Menurut Kepercayaan Jawa

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

Pria Bersenjata Senapan Serbu Teror Area Klub Golf Donald Trump di California

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Head to Head Ter Stegen vs Maarten Paes: Siapa Lebih Layak Jadi Kiper Nomor 1 Ajax?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Purbaya Janji Tambah Dana SAL ke Bank Jika Rp 400 Triliun Masih Kurang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:16 WIB

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Dari Desa Wisata Menuju Lestari, Cara Kemiren Belajar Mencintai Lingkungan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:11 WIB

×