FPI Intimidasi Sekolah Karl Marx di ISBI Bandung

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 10 Mei 2016 | 18:22 WIB
FPI Intimidasi Sekolah Karl Marx di ISBI Bandung
Patung lilin Karl Marx di Berlin. (Shutterstock)

Suara.com - Ormas radikal FPI mengintimidasi diskusi pemikiran tokoh sosialis dunia Karl Marx yang dilakukan di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI). Intimidasi terkait isu komunisme yang belakangan marak.

Diskusi itu digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Daunjati Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Selasa (10/5/2016). LPM Daunjati berkala mengadakan kegiatan Sekolah Marx dengan tema ‘Memahami Seni Lewat Pemikiran Karl Marx’. Kegiatan tersebut sudah berjalan mulai dari Februari 2016 sampai Mei 2016.

Pemimpin Umum LPM Daunjati ISBI Bandung, Mohamad Chandra Irfan menjelaskan kegiatan Sekolah Marx adalah kegiatan yang diadakan atas persetujuan pihak lembaga ISBI Bandung di bawah Wakil Rektor I, Benny Yohannes.

Intimidasi datang sejak, Senin (9/5/2016) malam oleh FPI. Ketua Pelaksana Sekolah Marx Hilmie Zein ditelepon seseorag yang mengaku dari FPI. Dia bertanya soal Sekolah Marx. Lewat telepon, Hilmie memberitahu jika acara tidak jadi digelar karena pembicara utama tidak bisa datang.

“Mereka (FPI) tetap tidak percaya. Mereka akan tetap datang dengan mengatasnamakan 11 ormas Islam se-Jawa Barat,” jelas Chandra dalam pernyataannya, Selasa sore.

Selasa pagi tadi, sekitar pukul 08.00 WIB kepolisian datang ke kampus ISBI Bandung dan menemui pihak lembaga. Mereka memberitahu bahwa akan ada ormas FPI datang ke kampus. Kemudian ormas FPI datang satu persatu ke dalam kampus dan mulai mengadakan dialog dengan pihak lembaga ihwal kegiatan Sekolah Marx. Dalam dialog, pihak pendemo menuding ‘Sekolah Marx’ akan meruntuhkan NKRI dan anti Pancasila.

“Mereka bilang sambil sedikit berteriak ‘NKRI harga mati!’, ‘Anda tidak percaya Pancasila!’. Lalu Mohamad Chandra Irfan beradu mulut dengan mereka dengan nada tegas juga bahwa kegiatan Sekolah Marx sama sekali tidak mengorder gerakan politik, tapi betul-betul sebagai sebuah gerakan mengorder ilmu pengetahuan,” cerita dia lagi.

Lanjut cerita Chandra, salah seorang dari anggota Ormas FPI yang memakai peci putih menghampiri kami sambil berteriak ‘geus bubarkeun we! (sudah bubarkan saja!). Disusul dengan teriakannya, ‘kalian PKI!’.

Pihak kampus kemudian memberikan surat pernyataan pemberhentian kegiatan Sekolah Marx kepada pihak ormas FPI. Selepas itu FPI membacakan surat pernyataan dari kampus yang ditandatangani Dr. Suhendi Afriyanto, Wakil Rektor 3, bidang Kerjasama

“Kamii mengutuk keras tindakan represi yang dilakukan oleh ormas FPI. Menyayangkan sikap lembaga ISBI Bandung yang tidak bisa memertahankan kebebasan Mimbar Akademik di dalam kampus itu sendiri. Menyayangkan tindakan Polisi yang tidak bisa mencegah terjadinya aksi represi yang dilakukan oleh Ormas FPI yang datang dari luar kampus,” jelas Chandra,

LPM Daunjati ISBI Bandung adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ISBI Bandung yang bergerak di bidang jurnalistik, sastra, filsafat, dan budaya. Berdiri tahun 2008 dengan pendiri yang masih aktif Semi Ikra Anggara dan Taufik Darwis. Daunjati kerap melakukan kegiatan yang berhubungan dengan diskusi, workshop, seminar dan pemutaran film. Kami terhimpun dalam Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung (FKPMB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Minta Warga Jangan Pernah Beli Kaos Gambar Palu Arit

Polisi Minta Warga Jangan Pernah Beli Kaos Gambar Palu Arit

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 18:00 WIB

Menhan: Ormas Anti-Pancasila Terancam Penjara Hingga 20 Tahun

Menhan: Ormas Anti-Pancasila Terancam Penjara Hingga 20 Tahun

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 17:12 WIB

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Menkumham: PKI Sudah Selesai

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Menkumham: PKI Sudah Selesai

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 13:08 WIB

KontraS: "Sweeping" 'Palu Arit' Sebagai Operasi Kebencian

KontraS: "Sweeping" 'Palu Arit' Sebagai Operasi Kebencian

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 12:31 WIB

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Yayasan 65: Jangan Terprovokasi

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Yayasan 65: Jangan Terprovokasi

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 11:50 WIB

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Cuma Rekayasa Intelijen?

Pakai Kaos Palu Arit Ditangkapi, Cuma Rekayasa Intelijen?

News | Selasa, 10 Mei 2016 | 11:00 WIB

Penjual Kaos 'Palu Arit' Blok M Dibebaskan Polisi

Penjual Kaos 'Palu Arit' Blok M Dibebaskan Polisi

News | Senin, 09 Mei 2016 | 17:24 WIB

NU Dukung Penangkapan Penjual Kaos 'Palu Arit' di Blok M

NU Dukung Penangkapan Penjual Kaos 'Palu Arit' di Blok M

News | Senin, 09 Mei 2016 | 15:53 WIB

Komnas HAM Kritik Negara Seolah Dikelola dengan Rumor

Komnas HAM Kritik Negara Seolah Dikelola dengan Rumor

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 15:49 WIB

Front Pancasila Tolak Penyelenggaraan Simposium Tragedi 1965

Front Pancasila Tolak Penyelenggaraan Simposium Tragedi 1965

News | Sabtu, 16 April 2016 | 17:02 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×