Goenawan Mohammad: Komunis Internasional Sudah Mati

Tomi Tresnady | Welly Hidayat | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2016 | 18:07 WIB
Goenawan Mohammad: Komunis Internasional Sudah Mati
Goenawan Mohammad saat berbicara tentang isu komunisme kepada media di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016). [suara.com/Welly]

Sastrawan dan tokoh pers Goenawan Mohammad mengatakan bahwa soal logo palu arit yang saat ini jadi polemik sampai digadang-gadang akan muncul kembali komunis di Indonesia, hal itu tak akan terjadi.

Menurutnya, gerakan komunis di Indonesia pastinya dipicu dari komunis internasional. Padahal, komunis internasional sudah mata. Saat ini cuma partai kecil di beberapa negara saja.

"Komunis Internasional sudah mati, yang ada partai Partai Komunis lokal di negara India, Italia itu kecil-kecil,"ujar lelaki yang akrab disapa Goen ini kepada media di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016).

"Mungkin juga karena ide-ide yang terbentuk dan kenyataan yang baru dan gak cocok lagi. Jalannya jadi gak cocok lagi," dia menambahkan.

Lelaki 74 tahun ini menilai sikap pemerintah yang membredel sejumlah buku yang berideologi komunis di sejumlah wilayah di Indonesia karena bingung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penolakan Razia Buku dengan Alasan Sebar Komunisme Terus Meluas

Penolakan Razia Buku dengan Alasan Sebar Komunisme Terus Meluas

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 17:39 WIB

Yapto Kritik Intelijen: Warning Alert, Tidak Bekerja

Yapto Kritik Intelijen: Warning Alert, Tidak Bekerja

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 17:07 WIB

Apakah PKI Akan Kembali Berdiri? Ini Jawaban Ilham Aidit

Apakah PKI Akan Kembali Berdiri? Ini Jawaban Ilham Aidit

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 16:57 WIB

Menhan: Bongkar Kuburan Korban 1965 Bisa Picu Kemarahan

Menhan: Bongkar Kuburan Korban 1965 Bisa Picu Kemarahan

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 15:58 WIB

HNW Sebut Komunisme Perlu Diwaspadai, Tapi Jangan Berlebihan

HNW Sebut Komunisme Perlu Diwaspadai, Tapi Jangan Berlebihan

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 14:49 WIB

Masinton: Komunisme Tak Diminati Anak Muda, Jangan Khawatir

Masinton: Komunisme Tak Diminati Anak Muda, Jangan Khawatir

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 13:41 WIB

Jokowi Diminta Perintahkan TVRI Tayangkan Film G/30/S/PKI Lagi

Jokowi Diminta Perintahkan TVRI Tayangkan Film G/30/S/PKI Lagi

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 13:09 WIB

Jokowi Perintahkan Aparat Jangan Kebablasan Tangani Palu Arit

Jokowi Perintahkan Aparat Jangan Kebablasan Tangani Palu Arit

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 19:49 WIB

Gema Demokrasi Duga Isu PKI untuk Hambat Penyelesaian 65

Gema Demokrasi Duga Isu PKI untuk Hambat Penyelesaian 65

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 19:03 WIB

AJI Anggap Lucu Penyitaan Benda Berbau Komunis

AJI Anggap Lucu Penyitaan Benda Berbau Komunis

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 16:34 WIB

Terkini

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB