Pengusaha Ini Punya Ide Gila Ulang Serangan Teror 11 September

Ruben Setiawan

Selasa, 17 Mei 2016 | 13:56 WIB
Pengusaha Ini Punya Ide Gila Ulang Serangan Teror 11 September
Ledakan di menara kembar WTC, New York, 11 September 2001. (Youtube)

Suara.com - Seorang pengusaha Amerika Serikat memiliki ide gila untuk merekonstruksi serangan teror 11 September di gedung World Trade Centre (WTC), New York, 15 tahun silam. Untuk mewujudkan idenya, si pengusaha berencana menggalang dana sebesar 1,8 juta Dolar Australia atau setara Rp17,5 miliar. (kurs 1 Dolar Australia=9755 Rupiah)

Lansiran The Sun, si pengusaha Amerika, Paul Salo, yang kini tinggal di Thailand, mengungkap rencananya untuk membeli sebuah pesawat Boeing 747. Ia berencana menyetel pesawat tersebut dalam mode pilot otomatis lalu menabrakkannya ke sebuah gedung kosong di kawasan pedesaan, dengan kecepatan 900 km/jam.



Si pengusaha menyebut rencananya sebagai proyek yang penting, yang akan membuktikan kebenaran dari tragedi yang menelan 2.996 korban jiwa tersebut. Seperti diketahui, banyak pihak yang menuding ada konspirasi maha dahsyat di balik serangan tersebut.

Paul Salo akan menggalang dana tersebut dengan sistem "crowdfunding". Salo bahkan sudah menyediakan tiket kursi terdepan bagi penonton dengan harga 5.000 Dollar Australia atau setara Rp48 juta.

"Jika Anda meragukan segala sesuatu tentang 9/11 (teror sebelas september) kami ingin meledakan pesawat ini hingga berkeping-keping atau kami ingin membuktikan kepada Anda," kata Salo dalam video promosi rencananya tersebut.

"Kami akan membeli sebuah (Boeing) 747 atau pesawat sejenisnya yang sudah akan rusak, kami akan mengisi penuh bahan bakarnya, kami akan membeli sebuah gedung yang akan diruntuhkan di kawasan pedesaan... dan kami akan menabrakkan pesawat itu dengan kecepatan 900 km/jam ke gedung tersebut," sambung Salo.

"Jika itu hanya menciptakan lubang di gedung dan tidak ada apa-apa yang terjadi, Anda tahu bahwa (9/11) adalah cerita palsu, betul kan? Karena itu sudah terbukti bukan?

"Tentu, akan ada beberapa orang yang kesal, tapi kita berhak tahu apa yang terjadi," lanjutnya.

Pengusaha yang lahir dan dibesarkan di California, AS, itu yakin bahwa rekonstruksi peristiwa tersebut akan membuktikan bahwa fenomena fisika sama juga menyebabkan runtuhnya menara kembar WTC, 11 September 2001.

Para penggemar teori konspirasi mengklaim bahwa WTC tidak akan runtuh sedemikian cepat meski dihantam oleh dua pesawat Boeing 767. Mereka menuding, ada keterlibatan "orang dalam" dalam insiden tersebut.

Ada pula pendapat yang menyebut bahwa gedung tersebut hanya akan berlubang saat tertabrak pesawat. Selain itu, sejumlah teori konspirasi yang beredar di dunia maya menyoroti kegagalan aparat mencegat pembajakan pesawat. Tak sedikit pula yang mempertanyakan, mengapa para teroris, yang bukan pilot berpengalaman, mampu melakukan manuver yang terbilang rumit untuk dilakukan dengan pesawat komersial. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Foto | Selasa, 13 September 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×