Penyidik Ambil Video dari Rumah Suporter Persija yang Tewas

Siswanto

Rabu, 18 Mei 2016 | 17:52 WIB
Penyidik Ambil Video dari Rumah Suporter Persija yang Tewas
The Jak Mania kumpul di rumah Muhammad Fahreza untuk tahlilan di Jalan M. Kahfi 1, Gang Sawo, RT 4, RW 1, nomor 54, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan [suara.com/Leonard Ardy Konay]

Suara.com - Tiga penyidik Polda Metro Jaya datang ke rumah almarhum Muhammad Fahreza di Jalan M. Kahfi 1, Gang Sawo, RT 4, RW 1, nomor 54, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2016).

Tujuan kedatangan penyidik untuk mencari informasi terkait kasus suporter Persija Jakarta itu yang meninggal di Rumah Sakit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/6/2016), setelah dianiaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, ketika menyaksikan pertandingan klub kesayangan melawan Persela Lamongan, Jumat (13/5/2016).

Semula keluarga menduga Fahreza menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oknum. Tetapi, polisi belum mendapatkan buktinya.

Sekarang, pengusutan kasus tersebut meluas.

Dari rumah duka, penyidik mendapatkan salah satu barang bukti berupa video amatir yang menayangkan kronologis penganiayaan terhadap Fahreza.

"Polda beranggapan (video) itu untuk keluarga mendapatkan asuransi dari pihak Marga Jasa," kata salah satu penyidik yang tidak mau disebutkan identitasnya.

Penyidik menduga ada upaya keluarga untuk mendapatkan asuransi Jasa Marga, sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono kemarin. Ketika mengantarkan Fahreza ke Rumah Sakit Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, malam itu, keluarga mengatakan Fahreza merupakan korban kecelakaan lalu lintas.

Sekitar 20 menit petugas penyelidik berada di rumah Fahreza. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka meninggalkan rumah dengan membawa rekaman video.

Kemarin, keluarga mengakui berbohong ke petugas rumah sakit ketika itu. Tetapi, alasan mereka bohong supaya rumah sakit mau menerima dan merawat Fahreza karena sebelumnya sudah ditolak sejumlah rumah sakit.

"Saya bawa Reza ke RS. Marinir Cilandak. Di situ saya bohong, saya bilang anak saya jatuh dari motor supaya Reza diterima di rumah sakit itu," kata ayah Fahreza, Syamsudin (55). (Leonard Ardy Konay)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meninggalnya Suporter Persija Bawa Berkah Tersendiri

Meninggalnya Suporter Persija Bawa Berkah Tersendiri

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 14:43 WIB

Kejanggalan Versi Polisi dalam Kasus Kematian Suporter Persija

Kejanggalan Versi Polisi dalam Kasus Kematian Suporter Persija

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 20:32 WIB

Jakmania  Berduka, Malam Ini Gelar Tahlilan di Rumah Fahreza

Jakmania Berduka, Malam Ini Gelar Tahlilan di Rumah Fahreza

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 20:13 WIB

Kejadian Jelang Kematian Suporter Persija di GBK Versi Polisi

Kejadian Jelang Kematian Suporter Persija di GBK Versi Polisi

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 19:55 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×