Ini Identitas Pilot dan Kopilot Pesawat EgyptAir yang Hilang

Ruben Setiawan

Jum'at, 20 Mei 2016 | 14:17 WIB
Ini Identitas Pilot dan Kopilot Pesawat EgyptAir yang Hilang
Kapal angkatan laut Mesir ambil bagian dalam pencarian pesawat EgyptAir di Laut Mediterania (19/5). (Reuters)

Suara.com - Pilot dan kopilot pesawat EgyptAir MS804 yang diduga jatuh di perairan Mediterania saat melakukan penerbangan dari Paris, Prancis, ke Kairo, Mesir, pada Kamis (19/5/2016) dini hari, telah diketahui identitasnya.

Lansiran CNN, mengutip keterangan pejabat keamanan, kapten pilot pesawat bernama Mohamed Said Shoukair, sedangkan kopilot bernama Mohamed Mamdouh Ahmed Assem.

Sementara itu, kepala pramugari diketahui bernama Mirvat Zaharia Zaki Mohamed. Laman Facebook sang kopilot, Mohamed Mamdouh Ahmed Assem, dibanjiri ucapan belasungkawa.



Hingga saat ini, pencarian besar-besaran masih berlangsung untuk mencari keberadaan pesawat yang mengangkut 56 penumpang dan 10 kru tersebut.

Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa tim pencari Yunani menemukan serpihan yang diduga bagian pesawat. Namun, belakangan, benda tersebut dipastikan bukan berasal dari EgyptAir.

Muncul dugaan ada aksi terorisme di balik hilangnya pesawat Airbus A320 ini. Adalah pejabat pemerintah Amerika Serikat dan Menteri Penerbangan Mesir, Sharif Fathy, yang menyampaikan hipotesa mengenai penyebab hilangnya pesawat itu.

"Saya tidak ingin berspekulasi. Saya tidak ingin berasumsi seperti yang lain," katanya.

"Namun jika Anda menganalisis situasi ini dengan baik, kemungkinan adanya aksi yang berbeda di atas pesawat, terkait serangan teror, lebih tinggi peluangnya ketimbang masalah teknis," sambungnya.

Kepala badan keamanan domestik Rusia Alexander Bortnikov berpendapat senada, "Ini seperti serangan teror".

Pendapat serupa juga disampaikan kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump. Menurutnya, aksi terorisme yang membuat pesawat ini jatuh.

Namun, hingga saat ini, belum ada kelompok teroris manapun yang mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat.

Sebelumnya diberitakan, pesawat jenis Airbus 320 itu tinggal landas dari bandara internasional Charles De Gaulle, Prancis pukul 11.09 malam waktu setempat pada Rabu (18/5/2016) malam. Pesawat ini dikabarkan hilang setelah 3 jam, 40 menit mengudara.

Pesawat diperkirakan hilang sekitar 10 mil dari wilayah udara Mesir di atas laut mediterania, atau sekitar 20 menit sebelum dijadwalkan mendarat di Kairo.

Pesawat ini dijadwalkan mendarat pukul 3.15 AM waktu lokal. Pesawat ini mengangkut 56 penumpang, termasuk 10 orang kru, dua bayi dan seorang anak. (Telegraph

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×