Mesir Bantah Pesawat EgyptAir Berbelok Tajam Sebelum Jatuh

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 24 Mei 2016 | 13:14 WIB
Mesir Bantah Pesawat EgyptAir Berbelok Tajam Sebelum Jatuh
Pesawat EgyptAir di Bandara Internasional Luxor, Kairo, Mesir. (Reuters)

Suara.com - Otoritas Mesir mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan pernyataan Menteri Pertahanan Yunani beberapa waktu lalu tentang detik-detik jatuhnya pesawat EgyptAir MS804 di Laut Mediterania. Menurut Mesir, pesawat Airbus A320 tersebut tidak berbelok tajam dan terjun ke ketinggian 10.000 kaki seperti dikatakan oleh Menhan Yunani.

Lima hari pascainsiden, teka-teki soal apa yang terjadi pada pesawat dan 66 penumpang dan krunya belum terjawab. Pesawat hilang dari pantauan radar pada Kamis (19/5/2016) sekitar pukul 2.45 dini hari, ketika melintasi Laut Mediterania.

Otoritas Mesir meyakini, ada aksi terorisme di balik jatuhnya pesawat tersebut. Beberapa pakar penerbangan mengatakan, ada ledakan, bahkan pergulatan di dalam kokpit pesawat. Namun, sejauh ini belum ada bukti yang muncul.

Kepala layanan navigasi nasional Mesir, Ehab Azmy, kepada The Associated Press mengatakan bahwa pesawat tidak berbelok tajam atau kehilangan ketinggian sebelum akhirnya menghilang dari radar. Pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan Menteri Pertahanan Yunani Panos Kammenos beberapa waktu lalu.

Menurut Azmy, beberapa menit sebelum menghilang dari radar, pesawat terbang normal pada ketinggian 37.000 kaki berdasarkan pembacaan radar.

"Fakta ini membantah apa yang dikatakan otoritas Yunani bahwa pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian sebelum hilang dari radar," kata Azmy.

"Tidak ada belok ke kanan atau ke kiri, dan pesawat itu baik-baik saja ketika masuk FIR (kawasan informasi penerbangan) Mesir, yang terjadi satu atau dua menit sebelum hilang," sambung Azmy.

Saat ini, pencarian kotak hitam dan sisa serpihan pesawat masih berlangsung. Beberapa kapal dan pesawat dari Mesir, Yunani, Prancis, Siprus, Inggris, serta Amerika Serikat ikut ambil bagian dalam pencarian tersebut.

Mesir sempat mengklaim telah menemukan kotak hitam, yang bisa dijadikan petunjuk kunci dalam mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. Namun, belakangan, klaim tersebut dibantah sendiri oleh otoritas Mesir. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB