Golkar Tetap Setia ke Jokowi Walau Nanti Tak Diberi Kursi Menteri

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 25 Mei 2016 | 14:01 WIB
Golkar Tetap Setia ke Jokowi Walau Nanti Tak Diberi Kursi Menteri
Setya Novanto (kiri) dan Ade Komarudin saat pengambilan nomor urut calon Ketua Umum Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (7/5/2016). [suara.com/Oke Atmaja]
Politisi Golkar Ace Hasan Syadizly mengatakan pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, kemarin, bertujuan untuk melaporkan hasil musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar yang berlangsung di Bali.

"Pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum DPP PG, Pak Setya Novanto kemarin melaporkan hasil munaslub dan menyampaikan terima kasih ke Presiden. Dalam pertemuan ini juga disampaikan tentang perubahan sikap politik Golkar yaitu mendukung pemerintahan. Juga akan mengundang seluruh DPRD dan kepala daerah Golkar untuk menjelaskan sikap politik tersebut," kata Ace, Rabu (25/5/2016).

Dia menambahkan apakah dukungan Partai Golkar akan membuahkan kursi di Kabinet Kerja, terserah Presiden Jokowi. Pengaturan kursi kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.

"Soal ada kader Partai Golkar masuk kabinet, saya jawab itu hak prerogratif Presiden. Apabila diminta sama Presiden ya alhamdulillah, jika pun tidak diberikan posisi di kabinet, hal itu tidak akan mengurangi dukungan Partai Golkar kepada pemerintahan Jokowi. Partai Golkar akan tetap mendukung pemerintahan ini yang sedang bergiat melaksanakan pembangunan, terutama pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat," tuturnya.

Politikus Partai Golkar John Kenedy Azis menegaskan kader partainya siap kalau diminta masuk kabinet. Menurutnya, banyak kader yang memiliki kemampuan yang dibutuhkan pemerintahan Presiden Jokowi.

"Golkar telah diputuskan bergabung dengan pemerintah, dengan konteks demikian segala konsekuensi semua harus dijalankan, apakah kemudian ada kader Golkar yang direshuffle itu kalau ada ya alhamdulillah," kata John.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Konflik, Novanto Rangkul Semua Kubu di Golkar

Cegah Konflik, Novanto Rangkul Semua Kubu di Golkar

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 20:55 WIB

Temui Jokowi, Setnov-Ical Klaim Tak Minta Jatah Menteri

Temui Jokowi, Setnov-Ical Klaim Tak Minta Jatah Menteri

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 18:02 WIB

Setnov dan Ical Temui Jokowi di Istana

Setnov dan Ical Temui Jokowi di Istana

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:48 WIB

Golkar Ramai Lagi Soal Jatah Kader yang Duduk di Pengurus

Golkar Ramai Lagi Soal Jatah Kader yang Duduk di Pengurus

News | Selasa, 24 Mei 2016 | 17:43 WIB

Terkini

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB