Presiden Jokowi Jadi Pembicara Utama di KTT G-7 Outreach Jepang

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2016 | 09:55 WIB
Presiden Jokowi Jadi Pembicara Utama di KTT G-7 Outreach Jepang
Presiden Joko Widodo ‎menghadiri KTT G-7 Outreach yang dimulai hari ini, Jumat (27/5/2016), di Ise-Shima, Jepang. [Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo ‎menghadiri KTT G-7 Outreach yang dimulai hari ini, Jumat (27/5/2016), di Ise-Shima, Jepang. Tiba di Shima Kanko Hotel the Classic, tempat berlangsungnya pelaksanaan KTT G-7 Outreach, Presiden Jokowi disambut langsung oleh Perdana Menteri Shinzo Abe.

Acara pertama yang diikuti Jokowi adalah Sesi I G7 Outreach Meeting. Di Sesi ini, Jokowi duduk di sisi kanan PM Abe dan di samping kiri Kanselir Jerman Angela Merkel.

Di sesi ini, Jokowi menjadi pembicara utama dalam pembahasan mengenai stabilitas dan kesejahteraan Asia.

Usai jadi pembicara, Jokowi akan bertemu dengan PM Abe dalam sesi Short Conversation. Dalam pertemuan ini, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad dan Dubes Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra.

Sementara itu, PM Abe didampingi antara lain oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara Seto, Penasihat Khusus PM Hasegawa, dan Wakil Menteri Luar Negeri Sugiyama.

Usai bertemu dengan PM Abe dalam sesi Short Conversation, Jokowi mengikuti sesi foto bersama dan berdiri di antara Presiden Prancis François Hollande dan PM Inggris David Cameron.

Setelah mengikuti sesi foto bersama, Jokowi mengikuti Sesi II G7 Outreach Meeting. Pada sesi ini, mantan Wali Kota Solo tersebut duduk di antara PM Abe dan PM Inggris David Cameron.

Di sini Menteri PPN Sofyan Djalil akan menjelaskan pentingnya global partnership serta peningkatan global health coverage di Indonesia.

Di penghujung kehadirannya di KTT G-7 Outreach, Jokowi mengadakan pertemuan dengan Presiden Perancis François Hollande.

Sementara itu, kepala negara akan bertolak kembali ke Tanah Air pada petang hari dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Jumat, (27/5/2016) tengah malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Mau Investasi Industri & Manufaktur Prefektur Aichi Naik

Jokowi Mau Investasi Industri & Manufaktur Prefektur Aichi Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 00:01 WIB

Tiba di Jepang, Jokowi Tak Disambut PM Abe

Tiba di Jepang, Jokowi Tak Disambut PM Abe

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 18:03 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB