Jessica Tiba di Kejari Jakpus, Tutup Mulut Rapat-rapat

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2016 | 11:43 WIB
Jessica Tiba di Kejari Jakpus, Tutup Mulut Rapat-rapat
Tersangka Jessica Kumala Wongso [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (27), tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2016) siang.

Dia mendapat pengawalan kawalan ketat aparat kepolisian sejak dari Polda Metro Jaya tadi.

Jessica dibawa ke Kejari Jakarta Pusat setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh Kejati DKI Jakarta. Selain membawa Jessica, penyidik Polda Metro Jaya juga melimpahkan berkas perkara beserta sedikitnya 37 barang bukti.

Jessica tidak mau memberikan keterangan kepada wartawan sejak turun dari mobil sampai masuk ke salah satu ruangan kejaksaan.

Saat ini, berada di dalam salah satu ruangan beserta para penyidik dan pejabat kejaksaan.

Humas Kejari Jakarta Pusat Waluyo kepada wartawan mengatakan setelah tahapan ini, kejaksaan akan meneliti semua berkas.

"Setelah diterima, kami teliti identitas tersangka, cukup belum, kami teliti barang bukti, apa cocok dengan berita acara atau belum dan lain-lain, setelah itu kita kirim. Nanti dia tandatangan berita acara kalau sudah selesai," kata Waluyo.

Waluyo menambahkan jaksa punya waktu 20 hari untuk mempersiapkan dakwaan.

"Kalau belum selesai, akan diperpanjang penahanannya 30 hari, dan seterusnya," kata dia.

Setelah berkas diserahkan ke kejari, Jessica nanti akan dititipkan ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jalan Pahlawan Revolusi, RT 4, RW 3, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Perkembangan terakhir ini sempat mengejutkan tim kuasa hukum Jessica. Mereka tidak menyangka Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan berkas kasus kematian Mirna lengkap atau P21.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Detik-detik Jessica Dibawa dari Polda ke Kejari Jakarta Pusat

Detik-detik Jessica Dibawa dari Polda ke Kejari Jakarta Pusat

News | Jum'at, 27 Mei 2016 | 11:16 WIB

Pesan Jessica Sambil Nangis, Pengacara Harus Tempur di Sidang

Pesan Jessica Sambil Nangis, Pengacara Harus Tempur di Sidang

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 20:03 WIB

Tak Jadi Bebas, Pengacara: Jessica Syok, Mungkin Nangis-nangis

Tak Jadi Bebas, Pengacara: Jessica Syok, Mungkin Nangis-nangis

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 18:57 WIB

Pengacara Jessica Tak Menyangka Berkas Kasus Dinyatakan Lengkap

Pengacara Jessica Tak Menyangka Berkas Kasus Dinyatakan Lengkap

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 17:00 WIB

Detik Terakhir Berkas Jessica P21, Polisi Bantah Ada Intervensi

Detik Terakhir Berkas Jessica P21, Polisi Bantah Ada Intervensi

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 16:30 WIB

Terkini

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

Teka-teki Sisa Tiner di Balik Kebakaran Maut Rumah Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:11 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:53 WIB

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB