Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 29 Mei 2016 | 21:02 WIB
Ahok: Habiburokhman Jangan Loncat dari Monas, Bersihinnya Susah
Hampir setengah jam, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) stand up comedy di atas panggung Teman Ahok Fair [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Ketika sedang melakukan stand up comedy, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku sempat bingung ketika berdoa untuk relawan Teman Ahok agar cepat mendapatkan satu juta fotokopi KTP warga Jakarta. Fotokopi ini merupakan tiket buat Ahok dan Heru Budi Hartono untuk mendaftar ke KPUD DKI Jakarta menjadi calon gubernur dan wakil gubernur non partai politik di pilkada Jakarta periode 2017-2022.

Apa yang membuat Ahok bingung? Soalnya, dia ingat janji Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman pernah berjanji terjun dari tugu Monumen Nasional kalau relawan pendukung Ahok mencapai satu juta fotokopi KTP.

"Apa saya doa sampai sejuta, tapi biarkan orang loncat dari Monas, saya bilang loncat rasanya dosa juga. Makanya saya doanya agak repot," kata Ahok yang kemudian membuat ger-geran ketika stand up comedy yang merupakan rangkaian acara Teman Ahok Fair, Gudang Sarinah Ecosystem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2016).

Lalu, Ahok meminta warga untuk mendoakan Habiburokhman agar mengurungkan niat untuk loncat dari puncak Monas setelah Teman Ahok berhasil mendapatkan satu juta fotokopi KTP sebentar lagi. Habiburokman menyebut Habiburokhman dengan sebutan pengecut.

"Bapak ibu bawa pulang doakan satu juta tercapai dan doakan pengecut tidak loncat," kata dia.

Menurut Ahok doa tersebut lebih baik ketimbang membuat orang menjadi sengsara.

Dengan nada bercanda, Ahok mengingatkan Habiburokman hanya akan merepotkan banyak orang kalau benar-benar berani memenuhi janji. Itu sebabnya, Ahok mengajak warga Jakarta memaafkan Habiburokhman saja. 

"Mau jatuh dari Monas mungutin dagingnya susah nanti lengket, bersihinnya susah. Susah. Kita maafkan sajalah. Maafkan orang yang tidak mengerti apa yang dia ucapkan," kata Ahok.

Ahok berharap politikus tersebut jangan meloncat, soalnya nanti akan membuat destinasi wisata Monas ditakuti warga sehingga tidak laku.

"Saya buka wisata Monas nanti bapak ibu takut nanti berasa ada angin yang pegang," kata dia.

Suara.com - Sampai hari ini, relawan Teman Ahok sudah berhasil menghimpun sebanyak 900.282 fotokopi KTP warga Jakarta. Relawan tinggal menambah sekitar 99.718 lembar fotokopi untuk mencapai satu juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Penuhi Janji, Beli Tiket di Teman Ahok Fair

Ahok Penuhi Janji, Beli Tiket di Teman Ahok Fair

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 19:59 WIB

Ini Respon Teman Ahok Soal Janji Habiburokhman Terjun dari Monas

Ini Respon Teman Ahok Soal Janji Habiburokhman Terjun dari Monas

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 19:05 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×