Gorila Ditembak Mati Demi Selamatkan Bocah, Publik Marah

Ruben Setiawan

Senin, 30 Mei 2016 | 15:54 WIB
Gorila Ditembak Mati Demi Selamatkan Bocah, Publik Marah
Harambe, gorila yang ditembak mati di kebun binatang Cincinnati. (Reuters)

Suara.com - Insiden penembakan gorila di Kebun Binatang Cincinnati, Amerika Serikat menuai kecaman dari berbagai pihak. Mereka mengkritik sistem pengamanan kebun binatang dan keputusan petugas untuk menembak mati gorila tersebut.

Seperti diketahui, petugas terpaksa menembak gorila tersebut setelah seorang bocah empat tahun tergelincir masuk kandang hewan primata tersebut. Gorila jantan bernama Harambe itu mendekati bocah yang tercebur ke parit tersebut dan menyeretnya mengelilingi kandang.

Sudah lebih dari 2.000 orang menandatangani petisi di Change.org yang mengkritik tajam Departemen Kepolisian Cincinnati dan pengelola kebun binatang. Mereka juga menuntut agar orangtua si bocah diminta bertanggungjawab karena tidak mengawasi anak mereka dengan baik.

Kepolisian Cincinnati, pada Minggu (29/5/2016), mengatakan bahwa kedua orangtua bocah tersebut tidak akan dituntut secara hukum. Namun, kata polisi, penuntutan bisa saja dilakukan oleh jaksa penuntut umum daerah Hamilton County. Juru bicara jaksa belum berkomentar soal hal tersebut.

Otoritas terkait juga tidak menyebutkan identitas si bocah maupun orangtuanya. Mereka pun belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.

Sebuah laman Facebook berjudul "Justice for Harambe" muncul, dan sudah mendapat lebih dari 3.000 like, sehari setelah insiden yang menewaskan Harambe. Harambe, gorila berbobot 181 kilogram tersebut, ditembak mati setelah 10 menit lamanya menyeret seorang bocah yang tercebur ke parit kandangnya.

Gorila berusia 17 tahun tersebut adalah hewan langka dan hampir punah. Pihak kebun binatang berencana untuk membiakkan Harambe.

Kepada televisi setempat, sejumlah saksi mata mengatakan bahwa si bocah berulang kali mengungkapkan keinginannya untuk masuk kandang gorila. Beberapa menit kemudian, si bocah memanjat pagar kandang dan terjatuh dari ketinggian 3,7 meter ke dalam parit yang mengelilingi habitat Harambe.

Direktur kebun binatang, Thane Maynard mengatakan, apa yang dilakukan Tim Reaksi Hewan Berbahaya sudah tepat. Pasalnya, nyawa sang anak jadi taruhannya apabila si gorila tidak segera ditembak.

Menurut Maynard, tim tersebut memutuskan menggunakan peluru tajam ketimbang peluru bius karena peluru bius akan bereaksi agak lama jika gorila dalam keadaan cemas.

"Mereka membuat pilihan yang sulit dan mereka mengambil tindakan tepat karena mereka menyelamatkan nyawa bocah kecil itu," kata Maynard.

Bocah tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Anak Cincinnati untuk dirawat. Beruntung, si bocah tidak mengalami luka serius. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda

Sebuah Mahakarya Dokumenter: A Gorilla Story Jadi Warisan David Attenborough di Rimba Rwanda

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 09:17 WIB

Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan

Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan

News | Senin, 20 April 2026 | 13:47 WIB

Nasib 2 Anak Pengedar Narkoba di Jakbar: Ditangkap Polisi, 'Dilepas' Gara-gara Jaksa Libur

Nasib 2 Anak Pengedar Narkoba di Jakbar: Ditangkap Polisi, 'Dilepas' Gara-gara Jaksa Libur

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 14:13 WIB

Penampakan Gorila Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-68

Penampakan Gorila Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-68

News | Minggu, 13 April 2025 | 21:56 WIB

Wajib Tahu! 8 Arti Mimpi Dikejar Gorila, Ada Kaitannya dengan Keluarga?

Wajib Tahu! 8 Arti Mimpi Dikejar Gorila, Ada Kaitannya dengan Keluarga?

Lifestyle | Jum'at, 31 Mei 2024 | 17:05 WIB

Taman Margasatwa Ragunan Beri Imbauan Ini untuk Pengunjung yang Ingin Hadiri Ulang Tahun Komu

Taman Margasatwa Ragunan Beri Imbauan Ini untuk Pengunjung yang Ingin Hadiri Ulang Tahun Komu

News | Sabtu, 13 April 2024 | 18:37 WIB

Bermarkas di Apartemen, Pemuda Produsen Sinte di Jakarta Kicep usai Diciduk Polisi, Tampangnya Melas!

Bermarkas di Apartemen, Pemuda Produsen Sinte di Jakarta Kicep usai Diciduk Polisi, Tampangnya Melas!

News | Rabu, 20 Desember 2023 | 17:55 WIB

Sulap Apartemen jadi Home Industri Tembakau Gorila, Pemuda Cengkareng Terancam Hukuman Mati

Sulap Apartemen jadi Home Industri Tembakau Gorila, Pemuda Cengkareng Terancam Hukuman Mati

News | Rabu, 20 Desember 2023 | 16:02 WIB

Pelaku Tawuran di Jakpus Mayoritas Positif Narkotika, Paling Banyak Pemakai Ganja dan Tembakau Gorila

Pelaku Tawuran di Jakpus Mayoritas Positif Narkotika, Paling Banyak Pemakai Ganja dan Tembakau Gorila

News | Sabtu, 16 September 2023 | 02:45 WIB

Kronologi Penangkapan Bobby Joseph: Beli Tembakau Sintetis 10 Kali dan Bertransaksi Sejak Tahun 2020

Kronologi Penangkapan Bobby Joseph: Beli Tembakau Sintetis 10 Kali dan Bertransaksi Sejak Tahun 2020

Video | Selasa, 25 Juli 2023 | 20:15 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×