PKB Sindir Keberanian Saefullah Lawan Ahok

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 31 Mei 2016 | 18:37 WIB
PKB Sindir Keberanian Saefullah Lawan Ahok
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus reklamasi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa DKI Jakarta masih menggodok 16 nama tokoh yang mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022.

Di tengah penggodokan para calon, nama Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Saefullah disebut-sebut. Saefullah merupakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jakarta.

"Untuk nunjuk siapa itu kita belum. Walaupun sekda kita tahu ketua PWNU, kita belum tahu dia itu punya keberanian atau tidak untuk mencalonkan jadi wakil gubernur," ujar Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah usai bertemu pimpinan DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Hasbiallah mengatakan saat ini posisi Saefullah masih anak buah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kita belum ngerti, karena sampai hari ini sekda itu masih anak buahnya gubernur Pak Ahok," kata dia.

Saefullah sempat disebut-sebut calon kuat DKI 1. Bahkan, namanya masuk survei sejumlah partai politik. Tetapi belakangan, dia menyampaikan kepada Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahwa dia tidak berniat mencalonkan diri. 

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Ketua DPD PDI Perjuangan Bambang D. H. mengatakan PDI Perjuangan akan menunggu masukan dari pimpinan PDI Perjuangan untuk mengusung siapa tokoh yang layak diusung ke pilkada Jakarta.

"Nanti kan pimpinan akan evaluasi semua masukan. Apakah hasil penjaringan yang sudah ada, atau lihat dari dinamika yang berkembang," katanya.

Hari ini PKB ketemu pimpinan PDI Perjuangan dalam rangkap persiapan pilkada. Sebelumnya, Partai Gerindra sudah lebih dulu bersilaturahmi ke kantor PDI Perjuangan. Gerindra sudah memiliki tiga calon gubernur, Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, dan Sjafrie Sjamsoeddin. Tetapi, mereka belum punya teman koalisi resmi.

Semua partai politik sampai sekarang masih saling mendekati. Sementara Ahok dan Heru Budi Hartono yang memantapkan diri maju lewat jalur non partai politik, sekarang sudah jauh melangkah. Mereka tinggal menunggu pendaftaran ke KPUD karena persyaratan fotokopi KTP sudah terpenuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Ahok, Semua Partai Tak Main-main Cari Calon Lawan

Gara-gara Ahok, Semua Partai Tak Main-main Cari Calon Lawan

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 17:59 WIB

Pilkada Jakarta, PKB: Kalau PDIP Mau Koalisi, 99 Persen Menang

Pilkada Jakarta, PKB: Kalau PDIP Mau Koalisi, 99 Persen Menang

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 17:46 WIB

Jelang Pilkada Jakarta, PKB Dekati PDIP Bawa-bawa Nama Gus Dur

Jelang Pilkada Jakarta, PKB Dekati PDIP Bawa-bawa Nama Gus Dur

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 16:25 WIB

Senang Ada Koalisi Gemuk yang Dimotori PDIP, Lulung Siap Diusung

Senang Ada Koalisi Gemuk yang Dimotori PDIP, Lulung Siap Diusung

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 12:47 WIB

Terkini

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

Studi: Laju Dekarbonisasi Bangunan Global Belum Sejalan dengan Target Iklim, Apa Dampaknya?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

Pengelolaan Air Berkelanjutan Dinilai Mendesak di Tengah Tekanan Industri dan Iklim

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:19 WIB

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

Perjanjian Ibrahim Cara Trump Paksa Negara Arab 'Bermesraan' dengan Israel

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB

Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati

Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB

Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi

Bukan karena Disembelih, 2 Kerbau Kurban di Kudus Tumbang Didor Polisi

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB

Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut

Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:04 WIB

Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara

Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:03 WIB

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:59 WIB

Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya

Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:57 WIB

Skandal Riset AI Kedokteran Demi Travel Grant, MGBKI Desak Audit Total

Skandal Riset AI Kedokteran Demi Travel Grant, MGBKI Desak Audit Total

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:55 WIB