Cara Baru Ahok Subsidi Beras Buat Warga Miskin, Lewat Jakarta One

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 02 Juni 2016 | 15:55 WIB
Cara Baru Ahok Subsidi Beras Buat Warga Miskin, Lewat Jakarta One
Menhub Ignasius Jonan (kiri) bersama Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sebelum rapat terbatas membahas transportasi massal DKI Jakarta, Senin (13/7/2015). [Antara/Yudhi Mahatma]

Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang berkoordinasi dengan Menteri Bappenas Sofyan Djali untuk pemberian subsidi harga beras kepada keluarga miskin agar tepat sasaran. Nanti, subsidi akan diberikan dalam bentuk non tunai melalui Kartu Jakarta One

"Jadi nggak lagi lewat pemberian raskin langsung. Tapi, tunai melalui Kartu Jakarta One itu tadi. Jadi kita nggak harus paksa masyarakat mengonsumsi beras jelek kan (raskin). Dia tinggal pilih mau beras yang mana," kata Ahok saat menggelar konferensi pers usai rapat koordinasi dengan BI di kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2016).

Ahok mengungkapkan pemerintah memiliki anggaran yang besar untuk kebutuhan subsidi beras untuk keluarga miskin.

"Kita ini lagi bicarakan, nanti pemberian raskin ini jangan dalam bentuk raskin, tapi uang di Kartu Jakarta One. Kan subsidi kita ke raskin itu sebesar Rp300 miliar. Dana tersebut dimasukkan ke keluarga yang memegang Kartu Jakarta Pintar," katanya.

Kartu Jakarta One nanti akan dipegang oleh ibu rumah tangga. Program ini sebelumnya diterapkan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Di Makassar, kan sudah lebih dulu, nah kita contek ini. Jadi yang pegang kartu ini ibu rumah tangga untuk belanja. Terserah nanti mau makan nasi dari beras rojo lele mereka punya uang Rp1,3 juta tiap bulan mau beli sekilo atau dua kilo bisa. Kenapa kita harus paksa beli beras jelek. Ini  yang mau kita lakukan dengan kartu Jakarta One," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakai Kartu Jakarta One, Beli Sembako di Jakarta Harga Diskon

Pakai Kartu Jakarta One, Beli Sembako di Jakarta Harga Diskon

News | Kamis, 26 Mei 2016 | 15:47 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×