Suara.com - Sebuah kuburan massal yang berisi sekitar 400 jenazah ditemukan dekat Fallujah, kota Iraq yang dikuasai pasukan ISIS. Hingga saat ini, kota tersebut menjadi medan tempur antara pasukan pemerintah dengan pasukan ISIS.
Kuburan massal tersebut ditemukan pasukan Irak di Saqalawiya, sebuah kawasan di tepiah Fallujah, hari Minggu (5/6/2016), sehari setelah daerah tersebut diambil alih pasukan pemerintah dari tangan ISIS.
"Sebagian besar mayat merupakan personel militer yang ditahan dan dieksekusi oleh organisasi tersebut (ISIS)," kata seorang pejabat militer yang tidak bersedia disebut namanya.
Saqalawiya dan Fallujah adalah daerah-daerah pertama yang dikuasai ISIS di Irak bagian barat pada awal tahun 2014. Enam bulan sesudahnya, ISIS bergerak ke Irak bagian utara dan merebut kota terbesar kedua Irak, Mosul.
Dua bulan lalu, pasukan pemerintah yang dibantu milisi Syiah dan aliansi udara Amerika Serikat (AS) memulai pertempuran untuk merebut kembali Fallujah, yang berjarak 50 kilometer sebelah utara Baghdad. Pada Minggu, pasukan Irak berhasil memukul mundur petempur ISIS dari sejumlah daerah tepian Fallujah.
Koalisi pimpinan AS juga melancarkan beberapa serangan udara terhadap target-target militan di kawasan tersebut. Pada beberapa bulan terakhir, ISIS mengalami banyak kekalahan di Irak dan Suriah. (News.com.au)