Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 06 Juni 2016 | 11:32 WIB
Ahmad Dhani Benar-benar Datangi Polda, Ngotot Temui Kapolda
Musisi yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2016-2022, Ahmad Dhani [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Musisi yang berhasrat menjadi gubernur Jakarta periode 2016-2022, Ahmad Dhani, memenuhi janji mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (6/6/2016).

Maksud kedatangannya untuk menemui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto. Dia ingin minta penjelasan langsung dari Kapolda mengenai pernyataan Kapolda yang akan mempidanakan Ahmad Dhani menyusul pemeriksaan delapan kru dan penahanan mobil tronton berisi alat peraga aksi menjelang konser Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK pada Kamis (2/6/2016) lalu.

"Karena saya harus ketemu meneyelesaiakan masalah penting. Polda katakan saya bisa dipidanakan," kata Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani yang tiba pukul 10.50 WIB bersama beberapa teman, juga ingin mempertanyakan kenapa rencana konser Panggung Rakyat Tangkap Ahok dilarang tampil di depan kantor KPK. Dia merasa menyampaikan aspirasi merupakan haknya.

"Kenapa ini bisa terjadi, siapa yang larang kita aktivis demo di depan gedung KPK. Kenapa kami alami kesulitan demo di KPK," katanya.

Ahmad Dhani juga menegaskan mobil tronton yang ditahan Polda Metro Jaya bukan miliknya.

"Yang bawa tronton bukan saya, itu bukan perintah saya. Aktivis lain, yang milik saya mobil boks sama APV," kata dia.

Ketika Ahmad Dhani dan dan beberapa Aktivis Cinta Tanah Air tadi masuk ke gedung utama Polda Metro Jaya, dia diminta menunggu lantaran Moechgiyarto sedang rapat. Saat ini, Ahmad Dhani pun menunggu.

Ahmad Dhani bersikeras hari ini harus menemui Moechgiyarto untuk klarifikasi informasi.

"Kami butuh klarifikasi, karena kami akan berdemo lagi," kata Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani dan Polda Metro Jaya ribut sejak Kamis lalu ketika truk tronton dan delapan anak buahnya diamankan Polda Metro Jaya menjelang konser bertajuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok di gedung KPK. Gara-gara itu, konser batal.

Polisi mengamankan tronton berisi alat-alat, seperti alat musik, agar jangan sampai konser membuat arus lalu lintas macet. Lagipula, menurut polisi, konser tersebut belum mengantongi izin.

Hari itu, dia dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti juga sempat ribut.


Ahmad Dhani mengaku sebelum truk tronton diamankan, dia ditelepon Krishna Murti terkait rencana unjuk rasa di gedung KPK. Menurut Dhani, Krishna melarang demo atas instruksi Presiden Joko Widodo.

"Saya kemarin ditelepon Dirkrimum. Pak Dir bicara ke saya, katanya, instruksi Presiden, nggak boleh demo di KPK," kata Ahmad Dhani.

Tetapi belakangan, Krishna membantah mencatut nama Jokowi ketika mengingatkan Ahmad Dhani. Setelah menjelaskan duduk masalahnya, Krishna memilih memaafkan Ahmad Dhani ketimbang memperkarakannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

Ahmad Dhani Tantang Kapolda Metro: Besok Saya Datang ke Kantormu

News | Senin, 06 Juni 2016 | 00:03 WIB

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Harapan Ahmad Dhani Putranya Lahir Selasa Pon Gagal Terwujud

Entertainment | Minggu, 05 Juni 2016 | 06:12 WIB

Truk Tronton dan Delapan Anak Buah Ahmad Dhani Dibebaskan Polisi

Truk Tronton dan Delapan Anak Buah Ahmad Dhani Dibebaskan Polisi

News | Jum'at, 03 Juni 2016 | 16:41 WIB

Terkini

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

27 Orang Tewas dalam Kebakaran Maut Pub Na Ladprao Bangkok, Termasuk Personel Band

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:46 WIB

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

ASN DKI Boleh Masuk Kerja Jam 12 demi Antar Anak Sekolah, Wajib Kirim Foto Bukti!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:37 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

×