Lorenzo Minta Sanksi untuk Pebalap Ini Diperberat, Kenapa?

Rizki Nurmansyah

Senin, 06 Juni 2016 | 14:32 WIB
Lorenzo Minta Sanksi untuk Pebalap Ini Diperberat, Kenapa?
Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo [Shutterstock]

Suara.com - Juara bertahan MotoGP dari tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, berharap penyelenggara jatuhkan sanksi lebih berat pada Andrea Iannone. Hal ini menyusul insiden tabrakan yang terjadi antara Lorenzo dan pebalap Ducati itu di Grand Prix Spanyol, akhir pekan lalu.

Atas hal itu, penyelenggara menjatuhkan hukuman start dari belakang untuk Iannone pada balapan berikutnya di Sirkuit Assen, Belanda, 26 Juni mendatang. Namun, skors itu rupanya tak membuat Lorenzo puas sebagai pihak yang merasa paling dirugikan dalam insiden itu.

Pebalap Spanyol itu meminta penyelenggara jatuhkan hukuman yang membuat Iannone bisa mendapatkan efek jera dan mengubah gaya balapnya. Pasalnya, ini bukan kali pertama pria berusia 29 tahun itu terlibat kecelakaan dengan pebalap lain.

Kejadian pertama terjadi di seri kedua MotoGP GP Argentina, 3 April lalu, dimana ketika itu dia terlibat duel sengit dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso. Duel tersebut berbuah petaka karena keduanya terjatuh beberapa meter jelang garis finis.

"Sukar dipercaya Iannone lakukan kesalahan yang sama lagi. Dan bukannya meminta maaf dia malah bertanya apakah mesin motor saya bermasalah atau sesuatu yang aneh terjadi di tikungan tersebut," kata Lorenzo, kesal.

"Akan selalu ada seorang pebalap tidak mengerti risiko dan aksinya bisa membahayakan pebalap lain. Jika pengawas lomba tak jatuhkan sanksi berat kepadanya, seperti yang sama terima di 2005, maka pebalap seperti itu tidak akan mengerti jika dia harus mengubah mental membalapnya," pungkas Lorenzo.

Insiden kecelakaan Lorenzo dan Iannone terjadi di putaran ke-17 dari 25 putaran yang dilombakan. Ketika itu, kedua pebalap tengah memperebutkan posisi kelima.

Namun, Iannone yang tampak terlambat lakukan pengereman tak mampu mengendalikan motornya dan menabrak Lorenzo yang berada di depannya yang hendak memasuki tikungan ke kiri.

Iannone sendiri musim depan akan pindah ke Suzuki menggantikan Maverick Vinales yang hijrah ke Yamaha. Posisi Iannone di Ducati digantikan Lorenzo. (Crash)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Inilah Alasan Rossi Mau 'Mesra' Lagi dengan Marquez

Ternyata Inilah Alasan Rossi Mau 'Mesra' Lagi dengan Marquez

News | Senin, 06 Juni 2016 | 06:02 WIB

Hasil Lengkap MotoGP Catalunya, Klasemen Pebalap, dan Pabrikan

Hasil Lengkap MotoGP Catalunya, Klasemen Pebalap, dan Pabrikan

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 21:46 WIB

Menangi Duel Panas dengan Marquez, Rossi Rajai Catalunya

Menangi Duel Panas dengan Marquez, Rossi Rajai Catalunya

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 21:05 WIB

Jelang Balapan GP Spanyol, Rossi 'Galau', Kenapa?

Jelang Balapan GP Spanyol, Rossi 'Galau', Kenapa?

News | Minggu, 05 Juni 2016 | 13:23 WIB

Terkini

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×