Ahok: Fahri Paling Hebat se-Indonesia Jadi Anggota DPR Independen

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 08 Juni 2016 | 13:08 WIB
Ahok: Fahri Paling Hebat se-Indonesia Jadi Anggota DPR Independen
Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKS Fahri Hamzah. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyindir posisi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang mengusulkan agar Komisi Pemilihan Umum menyiapkan formulir standar sebagai syarat dukungan kepada calon kepala daerah independen agar memudahkan verifikasi. Bagi Ahok, dia dan Fahri sekarang posisinya sama, tanpa partai politik.

"Ya nggak apa-apalah, dia wakil ketua DPR independen kok nggak ada partainya dia kan. Bagus dong, jadi Fahri Hamzah sama saya itu saingan saja. Gue sama dia kan independen," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Ahok menyebut Fahri independen karena Fahri sudah dipecat dari keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera. Namun, keputusan tersebut belum berlaku sepenuhnya karena Fahri masih menggugat keputusan partainya ke pengadilan.

Ahok merasa tidak dirugikan dengan revisi UU Pilkada yang kini telah disahkan DPR sehingga dia tidak berniat mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi. Revisi tersebut memasukkan aturan verifikasi faktual yang lebih ketat untuk syarat dukungan bagi calon perseorangan, seperti fotokopi KTP.

Ahok curiga usulan Fahri tadi untuk memperberat syarat bagi calon kepala daerah yang maju secara independen.

Ahok menyindir Fahri Hamzah yang sekarang bermasalah dengan partai sendiri.

"Cuma dia wakil ketua DPR independen, jadi Fahri Hamzah paling hebat se-Indonesia jadi anggota DPR independen, nggak ada di UU," kata Ahok.

"Kalau saya kan cagub independen. Jadi sebetulnya dia lebih inovatif lebih hebat dari saya. Makanya saya sama dia saingan," Ahok menambahkan.

Ahok kembali menegaskan sebenarnya tidak masalah kalau gagal ikut pilkada Jakarta periode 2017-2022 melalui jalur non partai politik. Dia akan menyelesaikan masa kerjanya dan sudah menyiapkan sistem pemerintahan untuk diteruskan gubernur berikutnya.

"Aku sudah bilang kalau lu pengen jadi gubernur ambil saja dah. Gue sampai Oktober 2017 saja lah. Ya udah kalau memang mau disusah-susahin," kata Ahok.

Ahok mengapresiasi produk DPR dan tidak ada niatan untuk memperkarakannya ke MK.

"Strategi apa? UU mau lu lawan? Lu kira film silat apa pakai strategi?" kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Mau Lobi ke PDIP, Ahok: Saya dengan Megawati Baik

Belum Mau Lobi ke PDIP, Ahok: Saya dengan Megawati Baik

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 12:04 WIB

Ahok: Saya Nggak Larang Pakai Jilbab, Jangan Salah

Ahok: Saya Nggak Larang Pakai Jilbab, Jangan Salah

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 11:36 WIB

Ahok: Kalau Gue Nggak Boleh Maju, Makan Saja Itu Kursi Gubernur

Ahok: Kalau Gue Nggak Boleh Maju, Makan Saja Itu Kursi Gubernur

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 10:56 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB