Ahok: Tuhan Tolong, Rob Bukan Soal Reklamasi, Tapi Fenomena Alam

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 09 Juni 2016 | 13:03 WIB
Ahok: Tuhan Tolong, Rob Bukan Soal Reklamasi, Tapi Fenomena Alam
Banjir rob dan gelombang pasang di pesisir Jawa. (dok. BNPB)

Suara.com - Banjir rob dan gelombang pasang air laut saat ini menimpa beberapa wilayah di Indonesia. Menurut data sementara yang dihimpun Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana dari laporan dari BPBD, terdapat 24 kabupaten dan kota yang mengalaminya, termasuk Jakarta Utara.

Menurut penjelasan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho penyebab gelombang tinggi adalah pengaruh astronomi terjadinya bumi, bulan, dan matahari berada dalam satu garis lurus mengakibatkan naiknya tinggi muka laut. Hal ini bersamaan dengan terjadinya anomali positif tinggi muka air laut sebesar 15-20 sentimeter. Selain disebabkan dua hal tersebut juga diperkuat dengan adanya penjalaran alun yang dibangkitkan dari pusat tekanan tinggi subtropis di barat daya Australia.

Penjelasan fenomena alam tersebut sangat membantu Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk menjawab berbagai tudingan yang yang menyebutkan banjir rob di beberapa titik daerah Jakarta Utara akibat proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Ini Tuhan nolong Ahok ini jelasin teorinya nih. Bali naik (air laut), Kuta kan, Semarang naik, seluruh Indonesia ini sekarang muka air lautnya naik. Bukan karena reklamasi Ahok ya, udah stop (gara-gara) reklamasi, kan?" ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Ahok berharap masyarakat memahami fenomena alam yang mengakibatkan banjir rob.

"Jadi Tuhan nolong, jawabnya baik, bulan puasa ini baik. Tuhan jawab, kalau saya jawab nggak ada yang denger saya, yang pasti laut naik bukan karena reklamasi," kata Ahok.

"Surut bukan karena dikeruk airnya, ini gaya tarik bulan, saya ulang-ulang ini. Ya dong, pencairan es kutub, karena pemanasan global," Ahok menambahkan.

Ahok mengatakan pemerintah Jakarta tidak tinggal diam untuk mengurangi dampak banjir rob. Agar airnya tak selalu masuk ke pemukiman warga, pemerintah membangun tanggul laut. Tetapi konsekwensinya, pemukiman liar yang berdiri di pinggir-pinggir laut ditertibkan lebih dulu.

Pembangunan tanggul termasuk dalam proyek Garuda A (National Capital Integrated Coastal Development).

"Kita butuh bangun tanggul NCICD A sepanjang utara. Karena setelah ada penurunan muka tanah, maka seluruh tanggul yang sudah dibangun tidak cukup tinggi," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skandal Reklamasi, KPK Periksa Teman Sanusi dari Gerindra

Skandal Reklamasi, KPK Periksa Teman Sanusi dari Gerindra

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 11:25 WIB

Skandal Reklamasi, Empat Anggota DPRD akan Diperiksa Buat Sanusi

Skandal Reklamasi, Empat Anggota DPRD akan Diperiksa Buat Sanusi

News | Selasa, 07 Juni 2016 | 10:49 WIB

Tolak Reklamasi, Ini Saran Ahok Buat Para Aktivis Lingkungan

Tolak Reklamasi, Ini Saran Ahok Buat Para Aktivis Lingkungan

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 11:40 WIB

KPK Harus Speed Up Lagi, Kenapa SK Ahok Soal Pulau G Bermasalah

KPK Harus Speed Up Lagi, Kenapa SK Ahok Soal Pulau G Bermasalah

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 15:47 WIB

Menang Satu Pulau, Gugatan Tiga Pulau Teluk Jakarta Lanjut Terus

Menang Satu Pulau, Gugatan Tiga Pulau Teluk Jakarta Lanjut Terus

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 15:19 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×