Kepada Mafia Pasar, Djarot: Kamu Jangan Main-Main Nimbun Barang

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 10 Juni 2016 | 13:11 WIB
Kepada Mafia Pasar, Djarot: Kamu Jangan Main-Main Nimbun Barang
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Hari ini, PD Pasar Jaya bekerjasama dengan Perum Bulog operasi pasar. Operasi pasar bertujuan menekan harga kebutuhan bahan pokok, khususnya komoditi daging sapi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan sampai hari ini masih ada beberapa bahan pokok yang harganya belum stabil, terutama daging sapi.

"Yang belum stabil itu beberapa barang yaitu daging (sapi) misalnya," ujar Djarot usai menerima peserta Sespim Polri di ruang rapat, Balai Kota Jakarta, Jumat (10/6/2016).

Djarot berharap harga daging sapi di pasaran bisa ditekan di bawah Rp100 ribu.

"Kami harapkan (daging sapi) bisa di bawah Rp100 ribu. Presiden bahkan berharap Rp80 ribu, cuma agak sulit kalau Rp80 ribu. Tapi bagaimana kita berusaha di bawah Rp100 ribu," katanya.

Djarot menambahkan untuk harga daging ayam, bawang merah, dan beras cukup stabil.

"Cuma sekarang masalah daging, telur wajar (belum stabil). Kita ingin misalnya telor. Kalau harganya rendah kasihan peternak," kata Djarot.

Djarot sebenarnya tidak mempermasalahkan kenaikan harga pangan, asalkan turut dinikmati petani dan peternak, bukan cuma pedagang atau distributor.

"Persoalannya kalau ada kenaikan harga, naiknya harus wajar dan yang menikmati petani dan peternaknya, bukan pedagang dan distributornya. Oleh karenanya, kita berupaya memotong mata rantainya supaya nilai lebih itu, yang menerima adalah peternak, petani, bukan pedagang atau distributornya," kata dia.

Operasi pasar diharapkan Djarot dapat menghilangkan praktik mafia pasar yang selama ini menimbun bahan pangan.

"Kita kan perang dengan mafia-mafia seperti ini. Operasi pasar diharapkan juga untuk bisa menekan pedagang besar, mafia-mafia," kata Djarot.

"Bahwa pemerintah mampu. Kita anggaran ada, stok ada. Kamu jangan main-main nimbun barang. Maka operasi pasar terus kita lakukan,"ungkapnya.

Operasi pasar akan dilakukan PD Pasar Jaya bekerjasama dengan Perum Bulog selama sebulan kedepan. Operasi pasar ini sebagai penerjemahan atas keinginan Presiden Joko Widodo yang meminta kementerian terkait menurunkan harga bahan pangan pokok.

Harga daging sapi yang dijual Perum Bulog sekitar Rp89 ribu sampai Rp98 ribu per kilogram. Sedangkan untuk komoditas cabai keriting dijual Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng dijual Rp21 ribu per liter, gula pasir Rp14 ribu per kilogram, sedangkan untuk beras mulai dari Rp37 ribu hingga Rp58 ribu per 5 kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wagub Djarot Terima Peserta Sespim Polri

Wagub Djarot Terima Peserta Sespim Polri

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:43 WIB

Operasi Pasar Daging Sapi Rp89 Ribu, Ini Reaksi Pedagang

Operasi Pasar Daging Sapi Rp89 Ribu, Ini Reaksi Pedagang

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 09:57 WIB

Di Teuku Umar, Djarot, Ahok dan Megawati Tak Satu Meja

Di Teuku Umar, Djarot, Ahok dan Megawati Tak Satu Meja

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 20:49 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×