Inilah Alasan Kapolri Harus Segera Diganti

Ardi Mandiri, Nikolaus Tolen

Sabtu, 11 Juni 2016 | 17:01 WIB
Inilah Alasan Kapolri Harus Segera Diganti
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti melantik Irjen Ari Dono Sukmanto sebagai Kabareskrim menggantikan Komjen Anang Iskandar, serta sejumlah pejabat tinggi Polri lainnya, di Jakarta, Selasa (31/5). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Perhimpunan Magister Hukum Indonesia, Fadli Nasution meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memperpanjang jabatan Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Sebab, hal itu bisa menyebabkan mandegnya regenerasi dalam tubuh Polri.

"Kita tidak setuju, BH (Badrodin) diperpanjang sebagai Kapolri, langsung lakukan pergantian saja. Karena proses regenarasi nanti mandeg," kata Fadli di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(11/6/2016).

Selain hal di atas, ada alasan lain mengapa Presiden harus mengganti Badrodin, yang akan pensiun pada 28 Juli nanti. Kegaduhan di internal partai adalah alasan yang patut diwaspada oleh Presiden Jokowi.

"Kalau sekarang ini memang kondisinya sudah stabil, tidak seperti pada saat pergantian yang lalu, yang ada kegaduhan. Tetapi, akan terjadi kegaduhan kalau masa Pak BH diperpanjang, akan menimbulkan kegaduhan internal," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa saat ini ada tujuh nama yang siap menggantikan Badrodin. Dan kata dia, semua orang di kepolisian pasti punya cita-cita ingin menjadi Kapolri, terutama tujuh nama tersebut.

Ada pun tujuh nama tersebut adalah Sestama Lemhanas Suhardi Alius, Kepala BNPT Tito Karnavian, Kalemdikpol Syafruddin, Inspektur Pengawasan Umum Dwi Priyatno, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Putut Eko Bayu Seno, dan Kepala BNN Budi Waseso.
Namun, hingga kini, tak diketahui apakah Presiden sudah mengantongi nama yang cocok atau belum.

"Bukan karena ngambek nggak naik, tapi karena mereka punya peluang yang sama, mereka ingin menjadi Kapolri," kata Fadli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Syiar Islam, Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Al-Quran ke PBNU

Dukung Syiar Islam, Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Al-Quran ke PBNU

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:35 WIB

Reformasi Polri Tanpa Tenggat? KPRP Bentukan Presiden Akui Masih Meraba Masalah

Reformasi Polri Tanpa Tenggat? KPRP Bentukan Presiden Akui Masih Meraba Masalah

News | Senin, 22 Desember 2025 | 19:08 WIB

Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua

Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua

Foto | Sabtu, 08 November 2025 | 08:00 WIB

Namanya Meroket di Bursa Calon Kapolri, Komjen Suyudi Ario Seto Akhirnya Buka Suara: Tidak Benar!

Namanya Meroket di Bursa Calon Kapolri, Komjen Suyudi Ario Seto Akhirnya Buka Suara: Tidak Benar!

News | Senin, 15 September 2025 | 14:20 WIB

Merasa Prihatin, Para Eks Kapolri Turun Gunung Geruduk Mabes Polri, Banjir Pro Kontra Publik

Merasa Prihatin, Para Eks Kapolri Turun Gunung Geruduk Mabes Polri, Banjir Pro Kontra Publik

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Terbukti Terima Suap Kasus Nikel Rp 4,8 Miliar, Mantan Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun

Terbukti Terima Suap Kasus Nikel Rp 4,8 Miliar, Mantan Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:07 WIB

62 Saham Kena Suspensi, Ini Penyebabnya

62 Saham Kena Suspensi, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

Resep Gado-Gado dengan Saus Kacang Gurih, Segar dan Mengenyangkan

Resep Gado-Gado dengan Saus Kacang Gurih, Segar dan Mengenyangkan

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

Perkuat Industri Otomotif Nasional, Lima Mobil Listrik Wuling Resmi Kantongi TKDN 60 Persen

Perkuat Industri Otomotif Nasional, Lima Mobil Listrik Wuling Resmi Kantongi TKDN 60 Persen

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 13:05 WIB

Cara Motul Dekatkan Diri dengan Pecinta Otomotif dan Kuliner

Cara Motul Dekatkan Diri dengan Pecinta Otomotif dan Kuliner

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 13:04 WIB

Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 13:01 WIB

Spanduk Anomali di Sidang Roy Suryo Cs, Pendukung PSI: Kami Akan Lawan Terus Jokowi

Spanduk Anomali di Sidang Roy Suryo Cs, Pendukung PSI: Kami Akan Lawan Terus Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:00 WIB

Ulasan Novel Para Priyayi, Menjadi Terhormat Bukan Sekadar soal Jabatan

Ulasan Novel Para Priyayi, Menjadi Terhormat Bukan Sekadar soal Jabatan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 13:00 WIB

Dua Pejabat KPK Pindah ke BGN, Ditugaskan Awasi Potensi Korupsi Program MBG

Dua Pejabat KPK Pindah ke BGN, Ditugaskan Awasi Potensi Korupsi Program MBG

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:57 WIB

Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Ternyata Maknanya Sakral!

Jokowi Hadiri Sidang Ijazah Palsu Pakai Batik Parang, Ternyata Maknanya Sakral!

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 12:54 WIB

×